Bupati Sumbawa Apresiasi Kontribusi Partai Demokrat

KabarNTB, Sumbawa – Bupati Sumbawa, HM Husni Jibril, menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan pemikir – pemikir handal dari partai politik untuk keberlangsungan pembagunan.

Berbicara dalam kegiatan silaturahmi dan pengukuhan pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumbawa, Rabu 29 Nopember 2017, bupati menyatakan partai politik di era demokrasi sangat strategis. Itu dirasakannya langsung dirinya selama sekitar 40 tahun bergelut dalam dunia politik.

“Mari kita ciptakan lawan politik yang sehat dan bersahabat,” ajaknya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran partai Demokrat Sumbawa, termasuk dalam mengusung dirinya bersama H Mahmud Abdullah pada Pilkada Sumbawa 2015 lalu.

“Untuk diketahui, tanpa Partai Demokrat saya tidak mungkin dan tidak mampu menjadi Bupati Sumbawa, walaupun kami memiliki PDIP. Bahkan saya sendiri yang datang melamar partai dan personilnya dan kini komunikasi yang saya bangun telah terjalin dengan baik bersama seluruh pimpinan partai politik yang ada,” ungkap Bupati yang juga Sekretaris DPD PDIP NTB itu, dihadapan Ketua DPW dan DPC serta para kader Demokrat Sumbawa.

Bupati Husni Jibril juga mengajak semua pimpinan dan pengurus partai politik yang ada di Sumbawa untuk seiring sejalan dalam membangun daerah demi terciptanya kondusifitas dalam pembangunan daerah.

Terhadap Partai Demokrat, ia berjanji untuk selalu menjaga silaturahmi dan komunikasi yang telah terjalin baik.

“Tentu dengan kekuatan bersama dan tidak saling meninggalkan demi perjalanan politik yang sehat,” ucapnya sembari menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang dikukuhkan.

Demokrat Semakin Diperhitungkan

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Propinsi NTB, TGH Mahally Fikri mengukuhkan pengurus DPC Partai Demokrat Sumbawa pimpinan Syamsul Fikri AR.

Dalam pidato politiknya, Syamsul Fikri, meminta para pengurus yang dikukuhkan untuk belajar dari sejarah perjuangan partai. Dimana partai demokrat yang dulunya dinggap partai ingusan dikabupaten Sumbawa kini menjelma menjadi partai besar yang sangat diperhitungkan.

“Inilah generasi partai Demokrat, waktu masih kecil dikatakan partai ingusan yang hanya mencetak satu kursi, namun fase selanjutnya kita berhasil membuktikan dan tidak tanggung-tanggung mencetak empat kursi hingga sekarang,” ujarnya.

Begitu juga perjalanan Partai Demokrat di Kabupaten Sumbawa dalam mendukung setiap Pilkada, selalu menjadi pemenang.

Pada tahun 2014 dengan hancurnya elektabilitas partai Demokrat secara nasional, partai Demokrat Kabupaten Sumbawa masih bisa bersaing. Terakhir dibuktikan pada pilkada lalu dengan memenangkan pasangan Husni – Mo menjadi Bupati dan Bupati Sumbawa.

Fikri menekankan satu prinsip yang harus dipegang teguh pengurus dan kader Demokrat, yakni mendahulukan kepentingan lebih besar.

“Dikala dirimu dihadapkan dengan kepentingan pribadi dengan keluarga, maka hilangakan kepentingan pribadi, ketika dihadapkan dengan kepentingan partai hilangkan kepentingan keluarga, kemudian jika engkau disandingkan kepentingan partai dengan Negara, junjung tinggi kepentingan Negara, hilangkan kepentingan partai,”.

“Kondisi ini tercermin di DPC partai Demokrat hingga pelosok desa yang ada di Kabupaten Sumbawa,” katanya.(JK/JM)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.