Cuaca Buruk, Lampu Suar Mati, Banyak Nelayan Kehilangan Arah

KabarNTB, Sumbawa Barat – Para nelayan desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat (KSB) mengeluhkan matinya lampu suar yang terpasang disekitar perairan dimaksud.

Lampu suar yang dipasang di tiga titik sejak tahun 2016 lalu, menurut Nelayan, hanya sempat berfungsi beberapa bulan. Setelah itu mati hingga sekarang.

Dalam kondisi cuaca buruk seperti saat ini, dimana intensitas hujan dan gelombang tinggi, para nelayan merasa sangat kesulitan. Keberadaan lampu suar di dua bukit dan dermaga di perairan masuk teluk Labuhan Lalar, menjadi penuntun nelayan untuk keluar masuk area tambatan perahu di dekat desa.

Ilustrasi lampu suar

“Sudah satu tahun ini lampu suar itu tidak berfungsi. Sejak peresmian hanya satu bulan berfungsi,” ungkap Tokoh Masyarakat Labuhan Lalar, Nasruddin AF, rabu 10 Januari 2018.

Menurutnya, angin kencang disertai gelombang berlangsung sekitar tiga jam pada Selasa malam (9/1). Kesulitan akibat matinya tiga lampu suar itu sangat dirasakan para nelayan.

“Sebagian nelayan kehilangan arah ketika akan kembali pulang memasuki teluk Labuhan Lalar,” ungkapnya.

Nasruddin berharap segera ada perhatian dari pemerintah daerah untuk segera menyikapi agar lampu suar dimaksud bisa segera berfungsi.

“Keberadaan lampu suar ini sangat penting bagi nelayan sebagai penanda arah dan menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan di laut,” demikian Nasruddin AF.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.