Dandim Sudah Minta Kontraktor Bertanggungjawab Soal Kerusakan Jembatan Desa Jotang Beru

KabarNTB, Sumbawa – Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Arm Sumanto, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kontraktor pelaksana proyek pencetakan sawah baru tahun 2017 di Desa Jotang Beru Kecamatan Tarano, PT Lombok Arya Guna Jaya (PTLAGJ) untuk segera memperbaiki jembatan penguhubung di Kokar Kebo Dusun Tero.

Kepada KabarNTB, Kamis 22 Februari 2018, Dandim mengklarifikasi bahwa pihak kontraktor sendiri siap dan sudah bertanggung jawab terhadap kerusakan jembatan tersebut.

Kondisi jembatan penghubung Dusun Tero Desa Jotang Beru yang ambruk dan tidak bisa dilalui akibat dilalui alat berat kontraktor pelaksana cetak sawah baru tahun 2017

Jembatan itu rusak pada September 2017 lalu akibat dilewati oleh alat berat yang digunakan untuk program cetak sawah baru program TNI dengan Dinas Pertanian.

Dandim, menyatakan telah meminta keterangan dari Danramil maupun Babinsa setempat. Mereka menyatakan pihak kontraktor sudah menyerahkan sejumlah uang penganti kerusakan kepada tokoh masyarakat setempat dengan harapan masyarakat setempatlah yang akan memperbaiki kembali kerusakan jembatan tersebut.

”Oleh jembatan tersebut sudah diperbaiki. Namun dikarenakan terjadi banjir, jembatan tersebut rusak lagi dan masyarakat akan kembali memperbaikinya,” ungkap Dandim.

Ia menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dan meminta kontraktor untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Karena TNI dalam hal ini tidak ingin program cetak sawah baru yang dihajatkan untuk kesejahteraan rakyat, disatu sisi malah ada kerusakan infrastruktur yang berakibat pada kesengsaraan rakyat.

”TNI tidak mau melukai hati rakyat dan bagi kontraktor harus bertanggung jawab penuh terhadap kerusakan tersebut,” tegasnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.