Danramil Utan Ingatkan Nelayan tentang Bahaya Penggunaan Bom Ikan

KabarNTB, Sumbawa – Danramil 1607-09/Utan Rhee Kapten Inf Amdatullah melakukan pembinaan teritorial dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat binaan melalui komunikasi sosial (Komsos).

Kepada puluhan masyarakat nelayan di Desa Bajo Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa, Selasa 19 Februari 2019, Danramil meminta masyakat nelayan agar melakukan penangkapan ikan sesuai dengan cara tradisional menggunakan jala atau memancing.

Danramil Utan, Kapten Inf Amdatullah saat berdialog dengan nelayan

“Penangakapan ikan menggunakan bahan peladak atau bom ikan dan potasium akan berdampak negatif terhadap keseimbangan ekosistem laut,” paparnya.

Bom ikan, lanjut Amdatullah, tidak hanya berbahaya bagi ikan dan eksistem didalamnya seperti trumbu karang, juga akan berdampak kepada masyarakat nelayan sendiri. Karena ikan akan berkurang secara drastis akibat mati sia-sia sehingga masyarakat akan kehilangan pekerjaan atau minimal penghasilan berkurang.

“Belum lagi resiko kecelakaan yang bisa dialami nelayan saat menggunakan bom ikan,” ujarnya.

Amdatullah juga mengingatkan masyarakat nelayan yang merupakan masyarakat binaan wilayah teritorial Koramilnya tentang sanksi yang akan diterima bagi pelaku bom ikan dengan ancaman 5 tahun penjara.

“Maka dari itu, lakukan penangkapan ikan sesuai dengan kebiasaan masyarakat tradisional dengan tidak menggunakan bom ikan yang dapat merusak ekosistem laut dan membawa dampak negatif bagi masyarakat nelayan sendiri,” demikian Kapten Amdatullah.(EZ/*)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.