DLH Sumbawa Harapkan Desa Anggarkan Dana Penanganan Sampah

KabarNTB, Sumbawa — Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sumbawa membutuhkan partisipasi semua pihak dalam menangani persoalan sampah. Termasuk peran desa untuk menganggarkan penanganan sampah ini melalui Dana Desa (DD).

Demikian di sampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Abdul Haris, S.Sos, Kamis 4 Juli 2019.

Menurutnya, persoalan sampah harus ditangani dengan serius. Karena jika tidak, maka akan berdampak terhadap lingkungan serta kesehatan.

Untuk diketahui dan dipahami, kata Haris, penanganan sampah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas LH. Tetapi membutuhkan peran semua elemen masyarakat termasuk pemerintah hingga lapisan terbawah, dalam hal ini pemerintah desa.

Gotong royong penanganan sampah yang dilaksanakan DLH Sumbawa

“Salah satu langkah massive untuk dapat ditangani sampah ini agar terkelola dengan baik, diharapkan kepala desa bisa menggarkannya melalui dana desa untuk penanganan sampah,” ujarnya.

Diakuinya, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terkait hal ini. Upaya tersebut direspon positif dan dijelaskan bahwa bisa dilakukan dengan surat arahan dari Bupati.

Melalui surat tersebut, semua kepala desa bisa diminta menganggarkan melalui dana desa tahun 2020 mendatang.

“Kita baru berkomunikasi dengan Kepala DPMD. Dan beliau merespon dengan baik apa yang kita komunikasikan,” terangnya.

Adapun yang dianggarkan oleh pemerintah desa yakni, disediakan lokasi TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Kemudian mengadakan sarana angkutan berupa roda tiga.

Termasuk membentuk kelompok-kelompok masyarakat yang akan menjemput sampah dari rumah tangga untuk dibawa ke TPST ataupun ke bank sampah. Supaya nantinya sampah yang ada bisa dipilah untuk dikelolah.

Terhadap sampah yang tidak bisa dikelola dan tidak termanfaatkan, maka akan diangkut oleh Dinas LH menuju TPA. Dengan upaya ini, maka dapat mencegah adanya titik-titik timbunan sampah baru. Baik di jalan negara ataupun tempat yang tidak selayaknya untuk pembuangan sampah.

“Saya kira dengan jalan seperti ini, awal atau pertengah Juli kami mencoba menyusun konsep untuk surat Pak Bupati. Tentunya berpatokan dengan peraturan yang ada, untuk mengarahkan agar pemerintah desa menganggarkan dana desa untuk penanganan sampah,” pungkasnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.