Dugaan Korupsi Dana Desa Jadi ‘Job’ Pertama Kejari KSB

KabarNTB, Sumbawa Barat – Tidak menunggu waktu lama sejak resmi beroperasi pada 22 September lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa Barat (KSB) langsung tancap gas.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) KSB, Nusirwan, mengatakan, pekerjaan pertama yang dilaksanakan adalah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan korupsi dana desa dari Penyidik Polres Sumbawa Barat.

“Kita sudah terima satu SPDP dugaan korupsi dana desa dari Polres KSB dan sudah kita tindaklanjuri,” ujar Kajari, di Graha Fitrah, Kompleks KTC, selasa 1 Oktober 2019.

Kajari Sumbawa Barat, Nusirwan

Selain kasus dugaan korupsi dana desa Kajari mengatakan ada sejumlah kasus tindak pidana umum yang juga sedang ditangani.

“Jadi secara tekhnis kita memang sudah beroperasi. Ada beberapa kegiatan yang sudah kita laksanakan, termasuk kegiatan pendampingan. Penegakan hukum, Pidum, Pidsus sudah kita mulai,” imbuhnya.

Kajari sendiri mengakui, sejauh ini personil Kejaksaan Negeri KSB masih belum maksimal. Namun dalam beberapa hari kedepan sejumlah personil tambahan akan tiba di KSB.

“Sebenarnya (personil) sudah terisi semua. Awal bulan depan akan ada yang datang lagi,” sebut Kajari.

Untuk sementara, Kejari Sumbawa masih menempati bangunan eks kantor DLH di lingkungan KTC Taliwang. Sedangkan Gedung kantor yang berlokasi di Kelurahan Telaga Bertong, saat ini masih dalam proses penyelesaian.

“Insya Allah akhir tahun ini kantor selesai dan bisa ditempati,” pungkasnya.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.