Gedung Kejati NTB Mulai Dibangun, Jaksa Agung : Harus Berbanding Lurus dengan Kinerja!

KabarNTB, Mataram –¬†Jaksa Agung Republik Indonesia, HM Prasetyo didampingi Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah dan Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh, melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejari) NTB dan rehab gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, di Jalan Langko, Kota Mataram, Jum’at 23 Agustus 2019.

Pembangunan gedung baru Kejati NTB dan rehab Kejari Mataram tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kinerja Korps Adhiyaksa.

“Khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik untuk penanganan perkara-perkara di tengah masyarakat. Agar mendapatkan penanganan yang seadil-adilnya, khususnya masyarakat di NTB,” ujar Jaksa Aguhg Prasetyo.

Menurutnya, dengan adanya sarana gedung baru dan fasilitas memadai, akan menjadi representatif sebagai pijakan aparatur Kejaksaan dalam menjamin kualitas penegakan hukum, melalui dedikasi pengabdian kepada masyarakat.

Jaksa Agung HM Prasetyo didampingi Wakil Gubernur NTB, Hj Siti Rohmi Djalillah menandatangani prasasti pembangunan gedung baru Kejati NTB

HM Prasetyo juga menegaskan, pembangunan sarana yang baru, harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja. Aparatur Kejaksaan harus berdiri paling depan dalam mengatasi masalah hukum yang dialami masyarakat.

Untuk itu, di hadapan seluruh jajaran pemerintah yang hadir, Jaksa Agung memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Walikota Mataram atas hibah tanah sebagai lokasi pembangunan Kantor Kejati yang baru.

Ia berharap dukungan tersebut sebagai komitmen bersama untuk memperbaiki kinerja lembaga pemerintah di masa depan. Ia juga berharap kepada Kontraktor Wijaya Karya (Wika Gedung) agar dalam proses pembangunan bisa berjalan baik dan dapat selesai tepat waktu.

“Gedung harus mencerminkan kekhasan budaya lokal NTB. Kita berharap gedung ini sebagai payung untuk berteduh yang aman dan nyaman bagi penegakan hukum yang berkualitas dan berkeadilan,” ucapnya.

Sebelumnya Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalillah dalam sambutannya mengatakan, gedung Kejati NTB ini merupakan salah satu bangunan yang rusak akibat gempa setahun yang lalu.

Wagub berharap, proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascagempa di NTB bisa tuntas serta berjalan dengan baik.

Ummi Rohmi meminta masyarakat dan seluruh elemen pemerintah di NTB untuk mengambil hikmah dari musibah gempa setahun lalu. Ia meminta kedepan, mitigasi bencana harus disiapkan, juga desa tanggap bencana harus disiapkan.

“Yang paling penting tidak boleh lagi ada bangunan dengan struktur tidak baik, semua harus struktur tahan gempa,” tegasnya.

Ia berharap pembangunan gedung Kejati NTB dan rehab gedung Kejari Mataram dapat selesai tepat waktu dan seluruh jajaran lebih baik lagi dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum di NTB.

Gedung Kejati NTB dibangun diatas lahan seluas 7.650 m2, yang awalnya hanya 3.300 m2. Lahan tersebut merupakan hibah dari Pemkot Mataram.

Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung HM Prasetyo juga dianugerahuli gelar kehormatan adat Sasak oleh Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, HL Putria.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.