Guru Garis Depan Loteng Terjun ke Pengungsian Pulihkan Trauma Anak Korban Gempa

KabarNTB, Lombok Utara – Gempa Bumi beruntun yang mengguncang Kabupaten Lombok Utara dan sekitarnya membuat lebih dari 5.000 jiwa kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka rusak dan ratusan ribu jiwa, termasuk anak-anak harus tinggal di tempat pengungsian.

Kejadian ini menyisakan trauma pascagempa, melihat kondisi tersebut Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) bergerak ke lokasi bencana menyalurkan bantuan sembako, pakaian dan memberikan Trauma Healing (pemulihan trauma) melalui permainan edukasi/outbound, motivasi kepada ratusan anak-anak Korban Gempa di Dusun Pengembuk, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu 11 Agustus 2018.

Kegiatan Trauma Healing penting dilakukan mengingat dampak yang ditimbulkan pasca kejadian gempa bumi sangat besar pengaruhnya, terutama psikologis dan emosional pada anak.  Pemberian Trauma Healing dilaksanakan di 2 tempat, di posko pengungsian pertama diikuti kurang lebih 55 anak dan di posko pengungsian kedua 65 anak.

Puluhan anak terlihat gembira bermain dalam kegiatan trauma healing yang dilaksanakan para Guru Garis Depan Kabupaten Lombok Tengah di lokasi pengungsian

“Kami para GGD Kabupaten Lombok Tengah berupaya untuk mengembalikan keceriaan anak-anak Kabupaten Lombok Utara, dampak gempa bumi ini tidak hanya membuat ribuan bangunan hancur tetapi juga berdampak pada psikologis ribuan anak-anak di pengungsian, sehingga kami semua terpanggil untuk mengembalikan semangat anak-anak agar bangkit kembali membangun dan menatap masa depan mereka” Ujar Muhammad Rusdi, S.Pd Gr, Kordinator GGD Lombok Tengah, kepada KabarNTB, Ahad 12 Agutus 2018.

Lebih lanjut alumni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung tersebut menjelaskan untuk membantu para korban gempa bumi di Lombok GGD telah melaksanakan penggalangan dana mulai satu minggu yang lalu.

“Alhamdulillah bantuan terus mengalir mulai dari rekan-rekan GGD di seluruh Indonesia, perusahaan dan organisasi lainnya, bantuan yang kami salurkan berupa sembako, perlengkapan sekolah, obat-obatan dan baju,” sebutnya.

Kegiatan Trauma Healing sendiri, menurut dia, akan terus dilaksanakan setiap minggu di beberapa titik pengungsian di sejumlah kecamatan, seperti Kecamatan Pemenang, Tanjung, Gangga dan Kayangan.

Sementara itu Sunarep, Kepala Dusun Pengembuk menyampaikan terima kasih kepada para relawan yang tergabung dalam GGD Kabupaten Lombok Tengah atas inisiatifnya melaksanakan trauma healing bagi anak – anak korban gempa di pengungsian.

“Selain kami diberi bantuan sembako, obat-obatan, pakaian, anak-anak kami juga dihibur, kami senang sekali GGD Kabupaten Lombok Tengah telah memberikan permainan dan menghibur anak-anak kami dipengungsian, mereka sudah mulai bisa tersenyum dan semangat kembali. Mereka sedikit demi sedikit sudah hilang rasa traumanya,” ungkap Sunarep.

“Kami mewakili pemerintahan Desa Sokong mengucapkan beribu trima kasih kepada GGD Kabupaten Lombok Tengah atas semua bantuannya semoga Allah SWT Tuhan YME membalas kebaikan mas dan mbak semua”  tambahnya.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.