Hadirkan Juri Internasional, Kejurnas Tinju Amatir KSB Bukti NTB Sudah Aman dari Dampak Gempa

KabarNTB, Sumbawa Barat – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir memperebutkan piala bergilir Danrem 162/WB dan Bupati KSB yang akan dilaksanakan di Alun – Alun Kota Taliwang 13 – 17 Juli mendatang, bukan hanya akan menjadi ajang pencarian bakat dan pengembangan skill para petinju dari seluruh Indonesia, tetapi diharapkan membawa dampak positif bagi pariwisata KSB dan NTB umumnya.

“Hingga sekarang sudah 30 provinsi di Indonesia yang mengirim petinjunya. Sampai hari ini (4 Juli) total sudah lebih dari 150 petinju yang terdaftar,” ungkap Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Rhamdani, dalam konfrensi pers persiapan pelaksanaan Kejurnas bersama Dandim 1628/KSB, Sekda dan ketua KONI KSB, di Taliwang, Kamis 4 Juli 2019

Keiikutsertaan ratusan petinju dari seluruh Indonesia, kata Danrem, menjadi momentum yang sangat bagus untuk mempromosikan KSB dan NTB sebagai daerah yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Tingginya animo para atlet dari seluruh Indonesia (Jumlah peserta lebih banyak dari event yang sama tahun 2017[) untuk mengikuti Kejurnas tersebut, juga menunjukkan bahwa dampak gempa sudah berangsur-angsur hilang.

Danrem 162/WB, Kolonel CZI Ahmad Rizal Rhamdani bersama Dandim 1628 Letkol Czi Eddy Oswaronto, Sekda H Abdul Aziz dan Ketua KONI KSB, Deden Zaedul Bahri dalam konfrensi pers persiapan Kejurnas Tinju Amatir yang akan dilaksanakan di Taliwang 13 – 17 Juli mendatang

“Kejurnas ini juga untuk menghilangkan image bahwa NTB masih terpapar gempa dan lain sebagainya. Kita harapkan event ini bisa membuka mata nasional maupun internasional bahwa Sumbawa Barat maupun Nusa Tenggara Barat sudah aman dari gempa. Sehingga investasi yang akan masuk merasa aman. Selain AMNT mungkin ada perusahaan besar lain kedepan, jadi ekonomi KSB dan NTB bisa meningkat,” urai Dandrem.

Event olahraga terbesar di NTB sepanjang tahun 2019 ini dihajatkan sebagai ajang pemanasan menjelang pelaksanaan PON 2020 di Papua. Danrem menyatakan optimis, para petinju lokal NTB bisa bersaing dengan petinju lain dari seluruh Indonesia. Apalagi dari 12 petinju yang sedang mengikuti TC persiapan Seagames Manila Filifina mendatang, empat orang diantaranya berasal dari NTB.

“Besar harapan saya, banyak atlet-atlet lokal NTB dan KSB sendiri sebagai tuan rumah yang menjadi juara. Sehingga piala bergilir tetap dipertahankan di NTB. Karena daerah-daerah lain juga sangat siap. DKI Jakarta saja mengirim 20-an atlet. Berarti saingannya makin berat, berarti kita harus berlatih keras untuk mempertahankan juara. Apalagi kita bertanding di kandang sendiri, harusnya lebih maksimal,” imbuhnya.

Terkait persiapan pelaksanaan Kejurnas, Ketua KONI KSB, H Deden Zaedul Bahri menyatakan, KSB sebagai tuan rumah sudah mempersiapkannya dengan maksimal. Seluruh persiapan, termasuk akomodasi para atlet dan venue pertandingan, juga tidak ada masalah.

Bahkan untuk menjamin pelaksanaan pertandingan berlangsung fair, panitia mendatangkan khusus para juri nasional dan juri dari luar negeri.

“Kita berupaya maksimal menjari juri yang betul-betul adil, jujur dan kompeten yang punya lisensi. Kita gunakan juri nasional bahkan ada beberapa juri internasional dari Malaysia yang didatangkan. Agar tidak ada intervensi,” jelasnya.

Rencananya, Kejurnas ini juga akan menghadirkan Daud Jordan, petinju juara dunia dari Indonesia sebagai motivasi bagi para atlet yang akan bertanding.

NTB sendiri, termasuk Kabupaten Sumbawa Barat, sempat di gunjang gempa pada Agustus – September 2018 lalu. Hingga saat ini proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tersebut masih berlangsung.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.