Harganas Mesti Jadi Momentum Pembinaan Mental IJS dalam Keluarga

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin menegaskan Hari  keluarga nasional (Harganas) harus menjadi moment penting guna meningkatkan pembinaan karakter Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh (IJS) dalam keluarga.

Dalam sambutannya pada peringatan Harganas ke-XXV tahun 2018 tingkat Kabupaten Sumbawa Barat yang dilaksanakan di lapangan Graha Fitrah, Ahad pagi 6 Mei 2018, Bupati mengharapkan peringatan Harganas menjadi momentum penguatan karakter bagi seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak.

Kata Bupati, dalam membangun keluarga yang berkualitas di KSB, maka generasi ke depan harus dipersiapkan dengan baik. Generasi berencana (Genre) benar-benar disiapkan sehingga dengan pendekatan tersebut, keluarga yang terwujud di KSB kedepannya adalah keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

“Dalam membangun keluarga yang berkualitas, kita juga harus membangun masyarakat yang berkualitas. Karena keluarga merupakan pilar Negara,” jelasnya.

Peringatan Harganas ke-XXV dimeriahakan dengan berbagai kegiatan, mulai dari jalan sehat, konvoi kendaraan dinas Petugas Lapangan Keluarga Berencana dan sejumlah lomba.

Bupati yang didampingi Wakil Bupati Fud Syaifuddin dan Ketua TP PKK KSB, Hj Hanifa Musyafirin, serta Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Eddy Oswaronto, juga menyerahkan hadiah dan doorprize kepada para pememang lomba. Ribuan masyarakat terlibat dalam kegiatan itu.

Ketua Panitia Harganas ke-XXV, Hj. Hanipah Musyafirin, dalam laporannya menyampaikan, maksud dan tujuan pelaksanaan Harganas ini adalah untuk meningkatkan peran serta Pemerintah Daerah, mitra kerja swasta dan masyarakat tetang pentingnya penerapan delapan fungsi keluarga. Delapan fungsi keluarga itu yaitu: fungsi agama, fungsi sosial, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi ekonomi, fungsi pendidikan, fungsi pelestarian lingkungan dan fungsi reproduksi.

Tujuan berikutnya adalah membentuk karakter masyarakat sejak dini untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera melalui pendekatan empat pilar ketahanan keluarga, yaitu keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya dan keluarga peduli dan berbagi.(EZ/*)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.