Husni Djibril : ASN yang Ingin Nyalon di Pilkada Harus Tau Aturan dan Tatakrama

KabarNTB, Sumbawa — Bupati Sumbawa HM Husni Djibril, meradang karena masih ada ASN aktif yang berniat ikut Pilkada 2020 tapi masih tetap mensosialisasikan diri dan tidak menggubris aturan.

Padahal dirinya telah berkali-kali mengingatkan disetiap sambutan dan pernyataan melalui media agar ASN yang ingin ikut Pilkada sebagai bacalon bupati maupun wakil bupati, untuk tetap mengedepankan aturan ASN.

Kekecewaan Bupati HM Husni Djibril diungkapkan kepada wartawan belum lama ini.

Bupati mengungkapkan, dirinya akan menelusuri terkait informasi beredarnya foto salah satu ASN aktif yang diduga ikut meramaikan pilkada 2020 mendatang, yang kerap dipromosi dan diposting oleh salah satu akun Facebook “Paguyuban Sumbawa”.

Dalam postingan yang beredar luas di media sosial itu, ASN bersangkutan berpasangan dengan salah satu pimpinan partai politik dengan mengangkat Moto Menuju Sumbawa Adil Makmur.

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril

Dikatakan Bupati, siapapun yang ingin mencalonkan diri sebagai Bupati maupun Wakil Bupati pada pilakada mendatang adalah sah-sah saja dan undang-undang mengatur tentang itu. Namun untuk ASN aktif yang ingin mencalonkan diri haruslah memahami aturan yang mesti ditaati serta mengikuti prosedur dan tatakrama, jangan seolah-olah tidak paham aturan.

Bupati juga menyayangkan jika masih ada ASN yang ingin ikut menjadi peserta Pilkada tidak mempelajari terlebih dahulu aturan main dalam tata cara pencalonan diri seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS) sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Hal itu diatur dalam undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, juga dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua Atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 yang mengharuskan ASN mengundurkan diri terlebih dahulu apabila hendak atau ingin mencalonkan diri sebagai Bupati maupun Wakil Bupati.

“Saya telah cukup sabar menghadapi ASN yang pura-pura bodoh dan seolah-olah tidak tahu aturan, mungkin mereka menganggap saya selaku pemimpin tidak bisa bertindak tegas. Padahal untuk mengambil sebuah keputusan saya harus berfikir panjang dan kebanyakan saya lebih merasa kasihan kepada mereka yang suka bandel,” tegas Bupati.

“Saya tegas sekali lagi bila ada ASN yang ikut mensosialisasikan dirinya tanpa mengikuti aruran yang ada dan telah ditegur namun masih bandel maka saya tidak segan segan bertindak tegas dan akan melaporkannya untuk ditindak komisi ASN, kalau merasa bisa mengalahkan saya dan ingin melawan silahkan, sayapun akan lawan sebisa mungkin,” tutup Bupati. (JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.