HW Musyafirin : “Komunikasi Tetap, Tapi Tidak Komunikasi Politik”

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bakal Calon Petahana, HW Musyafirin menampik sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah figure terkait Pilkada Sumbawa Barat tahun 2020.

Tokoh yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sumbawa Barat itu, mengakui selama ini dirinya kerap bertemu dengan para ulama maupun tokoh masyarakat dan komponen lainnya. Tetapi pertemuan itu dalam rangka koordinasi dalam konteks percepatan pembangunan dan pelaksanaan program-program yang dicanangkan Pemerintah Daerah.

“(Pertemuan) sebagai kemitraan, bagaimana kita percepatan (rehab rekon pasca bencana gempa), memaksimalkan peran ulama, peran stakeholder. Saya pikir komunikasi itu terus (berlangsung),”.

“Tetapi komunikasi politik tidak pernah. Kita mengalir aja lah. Ya saya yakin semua punya potensi,” ungkapnya.

HW Musyafirin

HW Musyafirin menegaskan, dalam konteks sebagai pemimpin, dirinya tetap menjalin komunikasi dengan seluruh masyarakat. “Saya pikir sebagai rakyat ya saya tetap komunikasi. Tapi sebagai utusan – utusan Pilkada belum ada,” timpalnya.

Ia bahkan mengaku sejauh ini belum pernah didatangi figure atau utusan figure tertentu untuk membahas masalah Pilkada. Meski santer diperbincangkan tentang dirinya akan berpasangan di Pilkada, bisa jadi tetap dengan Fud Syaifuddin yang sekarang menjabat Wakil Bupati, atau memilih menggandeng figure lain.

“Figure yang mau maju silahkan. Kalau dikatakan banyak yang mendekati saya, faktanya nda ada yang nyampai,” sebutnya sembari tertawa.

Selain Fud Syaifuddin, figure lain yang disebut-sebut menjadi kandidat kuat mendampingi HW Musyafirin di Pilkada mendatang adalah KH Syamsul Ismain, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga pengasuh Pondok Pesantren Himmatul Ummah, Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea.

Kyai Syamsul sendiri, telah secara tegas menyatakan dirinya siap maju di Pilkada mendatang. Bukti keseriusannya adalah dengan menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik (PBB, PKB dan Golkar) dan dua figure yang akan digandeng.

Kepada KabarNTB di Masjid Agung Darussalam, Kompleks KTC, Taliwang, Rabu 21 Agustus 2019 lalu, Kyai Syamsul juga mengakui dirinya menjalin komunikasi dengan bakal calon petahana, HW Musyafirin.

“Kan semua (figure bacalon) sekarang sedang mencari panggung. Jadi siapapun bisa saja dia bersatu, bisa saja dia berpisah. Karena politik inikan sangat dinamis. Jadi dengan semua pihak kita bangun (komunikasi),” ujar Kyai Syamsul diplomatis, saat ditanya perihal kedekatannya dengan HW Musyafirin.

Yang terpenting, menurutnya, adalah ikhtiar untuk memberikan kontribusi terbaik untuk Sumbawa Barat.

“Berhasil tidaknya nanti di 2020 kita masuk yang penting kita berikhtiar dulu,” katanya.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.