Idul Adha, BPBD NTB Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan untuk Percepat Pemulihan Pasca Gempa

KabarNTB, Lombok Timur – Kepala Pelaksana BPBD NTB, H Ahsanul Khalik mengatakan pihaknya terus fokus melaksanakan percepatan rehab rekon pasca gempa beruntun yang mengguncang NTB, Agustus – September 2018 lalu.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen di momentum Idul Adha ini untuk bersatu padu dengan semangat kebersamaan untuk bangkit.

Menurutnya, semangat kebersamaan merupakan modal utama yang harus dimiliki. Karena dapat menjadi pendorong dalam percepatan rehab rekon di NTB.

“Semangat kebersamaan adalah yang utama untuk bangkit pasca gempa,” ujarnya usai melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Nurul Yakin, Desa Masbagik Utara Baru, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Ahad 11 Agustus 2019.

Masjid Jabbal Nur Kecamatan Tanjung, Lombok Utara salah satu bangunan yang roboh total akibat gempa 7.0 SR pada 5 Agustus 2018 lalu

“Mari kita jadikan momentum idul adha ini sebagai pendongkrak terciptanya semangat kebersamaan dalam memulihkan daerah yang kita cintai ini bersama-sama,” ajaknya.

Menurut mantan Kepala Dinas Sosial NTB itu, kisah ketauladanan Nabi Ibrahim dan Ismail dalam konteks idul qurban, bisa diambil hikmahnya oleh masyarakat dalam menyikapi bencana sebagai ujian.

Bahwa bencana gempa yang dihadapi adalah proses ujian dari Allah SWT kepada masyarakat NTB, baik yang secara langsung terdampak dengan hilangnya keluarga dan rusaknya harta benda. Sedangkan yang tidak secara langsung terdampak merupakan ujian untuk menumbuhkan rasa prihatin dan empati kepada sesama.

“Sehingga kemudian dapat saling bahu-membahu membantu warga terdampak lainnya dalam pondasi kebersamaan dan kemudian mendekatkan diri untuk mengembalikan segala sesuatunya kepada Allah SWT,” urainya.

Ahsanul Khalik juga berharap semua komponen terlibat dan bekerja dengan penuh keihklasan dalam proses pemulihan yang sedang berlangsung, sebagaimana ikhlasnya Ibrahim dan Ismail menjalankan perintah Allah.

“Bukankah siapapun juga yang memiliki amanah dalam proses percepatan pemulihan juga pada dasarnya menjalankan amanah yang diperintahkan Allah dari tugas dan fungsi yang dia emban, maka kemudian tidak ada yang berlama-lama, tidak ada yang melakukan penyalahgunaan kewenangan apa lagi sampai hanya mengejar keuntungan pribadi diatas penderitaan saudara-saudara kita yang menjadi korban,” tandasnya.

“Untuk itu, sekali lagi kami mengajak semua pihak dengan momentum Idul Adha ini kita juga bisa mengorbankan tenaga, waktu, fikiran bahkan harta benda kita untuk kepentingan pemulihan bagi korban gempa,” demikian H Ahsanul Khalik.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.