Jasad Tiga Korban Tertimbun Longsor di Dompu Indah Akhirnya Ditemukan

KabarNTB, Lombok Utara – Kerja keras Tim SAR Gabungan untuk mencari tiga orang korban tersisa yang tertimbun longsor skibat gempa 7.0 SR, ahad 5 agustus 218 lalu di Dusun Dompu Indah, Kecamatan Kayangan akhirnya membuahkan hasil.

Sekitar pukul 09.30 Wita Kamis pagi 16 Agustus 2018, jasad tiga orang korban yang merupakan satu keluarga, masing-masing Hendra (33 thn – ayah), dan dua anaknya Fatih (1,7 thn ) dan Luthfi (9 thn) ditemukan oleh tim SAR.

Jasad ketiga korban ditemukan setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari. Pada Selasa 14 Agustus 2018, Tim SAR yang terdiri dari 99 orang, berhasil menemukan jasad Muhidin (33). Jasad Muhidin ditemukan sekitar pukul 10.38 Wita.

Dalam operasi pencarian itu, Tim SAR mengerahkan 2 alat berat eksavator, 5 alat penyembur air jenis alkon serta peralatan konvensional seperti cangkul dan sekop, juga anjing pelacak milik Ditsatwa.

Tim SAR Gabungan saat mengevakuai jenazah ketiga korban

Atas permintaan keluarga, jenazah korban langsung dikebumikan dan operasi SAR dilokasi dimaksud ditutup.

Kabasarnas Masdya TNI M Syaugi, didampingi Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Mayjen TNI Nugroho dan Kepala Kantor SAR Mataram selaku SMC I Nyoman Sidakarya dalam pernyataan resmi pasca ditemukannya jasad Muhidin pada Selasa lalu, menuturkan betapa berat dan beresikonya operasi pencarian tersebut karena lokasi yang rawan longsor.

“Saya melihat sendiri medannya. Tebing vertikal setinggi 30 sampai 50 meter persis diatas lokasi pencarian itu sangat beresiko longsor, mengingat adanya retakan-retakan besar di permukaan tebing,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di dusun tersebut terdapat 4 korban jiwa tertimpa longsor akibat gempa bumi bermagnitudo 7 SR yang mengguncang Lombok Utara, Ahad 5 Agustus 2018 malam. Gempa tersebut melongsorkan tanah pasir sekitar 25 meter di belakang rumah korban dan setengah rumah korban Hendra terbawa longsor, masuk ke dasar sungai sedalam 40 meter di bawahnya.

Sedangkan rumah Muhidin seluruhnya terbawa longsor. Akibat longsor tersebut, terbentuk tebing vertikal setinggi 30 meteran dan dua gundukan menyerupai bukit.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.