Ketua PSSI Sumbawa Kritik Nilai Anggaran dari Pemda Minim

KabarNTB, Sumbawa — Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI )Kabupaten Sumbawa Arahman Atta mengkritisi nilai anggaran yang di gelontorkan oleh pemerintah melalui KONI Kabupaten Sumbawa untuk PSSI.

Nilai anggaran tersebut, disebutnya tidak masuk dalam logika, dimana anggaran yang harus dikelola oleh PSSI dalam setahun sangat minim. Sementara disatu sisi untuk klub Persisum, nilai anggaran yang digelontorkan jauh lebih besar yang mencapai ratusan juta per tahun.

“Ini tidak sesuai dengan apa yang dihajatkan oleh kita semua dalam pengembangan sepak bola di daerah,” kata Arahman Atta kepada wartawan Rabu 3 Oktober 2018.

Arahman Atta, Ketua Askab PSSI Sumbawa

Ia menjelaskan hajat pengembangan sepak bola adalah mengembangkan prestasi dan menciptakan bibit-bibit ungul melalui sekolah sepak bola. Disamping itu, juga sebagai hiburan masyarakat. Namun hal itu tidak bisa berjalan dengan baik sesuai harapan jika dana yang diberikan sebagai penunjang jumlahnya tidak masuk akal.

“Ini kan tidak sesuai, Persisum sebagai klub yang bernaung dibawa PSSI mendapat dana besar dari pemerintah, sementara PSSI tempat bernaung ratusan klub sepak bola di Sumbawa hanya mendapat dana operasional Rp 5 juta saja per tahunnya. Jelas dong klub-klub yang lain akan iri. Jika hal itu terjadi, maka otomatis PSSI akan mengambil sikap jika ada klub yang melanggar aturan yang telah diatur oleh PSSI,” ungkapnya

Menurut Arahman Atta, pemerintah seharusnya bersikap arif dan bijaksana dalam penganggaran PSSI, menginggat besarnya harapan serta tuntutan masyarakat yang ingin memajukan prestasi olahraga sepak bola.

”Idealnya anggaran untuk cabang olahraga sepak bola yang diberikan ke PSSI seharusnya ratusan juta lah seperti kabupaten lainnya di Pulau Sumbawa, karna di situ nantinya ada dana pembinaan wasit, memperbarui perangkat pertandingan serta yang lainnya,” urainya.

Ia berharap, paling tidak disetiap kecamatan minimal harus ada satu atau dua sekolah sepak bola sesuai yang diharapkan oleh PSSI atau masyarakat dalam pengembangan atlet sepak bola usia dini dan perbaikan perangkat pendukung lainnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.