KNPI : “Kemiskinan adalah Persoalan Mental !”

KabarNTB, Sumbawa Barat – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbawa Barat, menyelenggarakan lomba debat ilmiah antar OKP dan OPP, Kamis 7 Desember 2017.

Debat itu mengambil tema “Kemiskinan KSB, Kemarin, Kini dan Esok”,

“Kemiskinan adalah persoalan mental, jadi perlu ada intervensi lewat program dan kebijakan dari pemerintah daerah,” ujar Ketua KNPI KSB, Trisman, kepada KabarNTB usai kegiatan debat.

Dikatakan Trisman, angka kemiskinan yang di peroleh Tim Verifikasi Kemiskinan KSB dalam verifikasi dan validasi data pada Nopember lalu sudah sangat kredibel. Data itu menurutnya, sudah sesui dengan keadaan di lapangan.

Peserta debat kemiskinan bersama Wakil Bupati dan Ketua DPD KNPI KSB

Hanya saja keberadaan data yang menunjukkan penurunan drastis jumlah penduduk miskin KSB itu (tersisa hanya 4.483 jiwa atau 3,32 persen dari total sebanyak 135.031 jiwa penduduk KSB), memunculkan tugas berat bagi pemeeintah daerah dan komponen lainnya di daerah ini.

“Tugasnya adalah mempertahankan jumlah penduduk miskin itu tidak bertambah, tetapi harus bisa berkurang.Bisa lewat inovasi, juga intervensi program berkelanjutan,” ucapnya.

Trisman juga menyatakan ‘mimpi’ menjadikan angka kemiskinan KSB nol persen bukan sesuatu yang mustahil terjadi. Dengan catatan, masyarakat mau berbenah diri dan menanamkan sikap mental ‘malu menjadi orang miskin’.

“Salah satu contoh aksi nyata yang di lakukan Pemda Sumbawa Barat dengan programembumikan sedekah dan zakat. Kalau program ini berjalan baik, angka kemiskinan yang tersisa, kami yakin akan terbabat habis,” imbuhnya.

Acara debat ilmiah OKP dan OPP itu ditutup wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin. KNPI berjanji akan menjadikan pemikiran – pemikiran cerdas yang muncul dalam ajang debat dimaksud sebagai rekomendasi untuk program pengentasan kemiskinan kepada Pemda KSB.(AW)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.