Lantik Dua Pejabat Eselon II, Walikota Mataram : “Sudah Ada Ijin Mendagri”

KabarNTB, Mataram – Pemerintah Kota Mataram resmi mengisi dua jabatan Eselon II yang kosong yakni Kepala Dinas Sosial dan Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Mataram.

Rabu 17 Januari 2018, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh melantik Hj. Baiq Asnayati sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Mataram dan Bayu Pancapati sebagai Kasat Pol PP di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram, disaksikan oleh Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, dan Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito beserta segenap jajaran pimpinan OPD lingkup Kota Mataram.

Pelantikan dilaksanakan sekaligus dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas oleh kedua ejabat eselon yang dilantik.

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh menyaksikan penandatanganan pakta integritas oleh pejabat eselon II yang dilantik

Wali Kota, H. Ahyar Abduh dalam sambutannya, menyatakan mutasi atau penyesuaian jabatan yang dilakukan tersebut bukan merupakan hal yang istimewa melainkan kegiatan rutin saja mengingat kebutuhan yang sangat mendesak untuk mengisi dua jabatan eselon II yang kosong.

Diakuinya selama ini dua OPD tersebut dikepalai oleh pejabat sementara, namun dengan kewenangan yang terbatas sehingga akan berdampak pada kinerja kedua OPD sehingga harus segera diisi. Kepada dua orang pejabat yang dilantik, Wali Kota berpesan agar bersamaan dengan rasa syukur atas telah diberikannya amanah baru, harus diikuti pula dengan kerja keras dan tanggung jawab.

“Pegang teguh sumpah jabatan, laksanakan pakta integritas sebaik-baiknya, dan segera lakukan penyesuaian terhadap tupoksi sebagai Kepala OPD,” pesannya.

Pelantikan terhadap dua orang pejabat Eselon II tersebut lanjut Wali Kota, dilakukan dengan proses dan mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dimulai dari seleksi oleh tim pansel yang hasilnya dikirimkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk kemudian diberikan rekomendasi. Termasuk pula memperoleh ijin dari Mendagri, mengingat adanya peraturan KPU yang mengatur pejabat negara yang akan ikut dalam Pilkada Serentak dilarang melakukan mutasi jabatan sejak enam bulan sebelumnya kecuali mendapatkan ijin dr Mendagri.

Sedangkan dirinya saat ini tengah mencalonkan diri dalam Pilkada NTB. Untuk jabatan yang saat ini masih kosong pun, mutasi berikutnya akan segera dilakukan setelah ijin dari Mendagri keluar.

“Mengejar waktu sebelum cuti, agar pelayanan bisa maksimal dilakukan,” ucapnya.

Usai acara pelantikan, Wali Kota menyempatkan diri untuk melaksanakan pemasangan atau penyematan tanda jabatan dan penyerahan tongkat komando kepada Kasat Pol PP Kota Mataram yang baru dilantik, Bayu Pancapati.

Selain itu Wali Kota juga sempat menguji kesiapan fisik anggota Satpol PP Kota Mataram yang akan segera bertugas dibawah pimpinan baru.

Sementara itu dikatakan oleh Kasat Pol PP Kota Mataram Bayu Pancapati, dirinya akan segera berkunjung ke instansi-instansi vertikal terkait seperti Kepolisian, TNI, maupun Kejaksaan untuk memperkenalkan diri, sekaligus agar ke depan Satpol PP Kota Mataram dapat menjalin kerjasama dan koordinasi yang lebih baik dengan instansi-instansi vertikal terkait.(By)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.