Legislator Kritik Pembentukan Pansel Sekda NTB

KabarNTB, Mataram – Pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah oleh Pemprov NTB disorot anggota DPRD setempat.

Anggota DPRD NTB dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lombok Tengah, H Ruslan Turmudzi menilai pembentukan Pansel tidak lagi memungkinkan karena waktu yang tersisa sudah tidak memadai (tinggal 10 hari terhitung sejak selasa 3 September 2019).

Menurut dia, Pansel harus sudah terbentuk terhitung 15 hari kerja sebelum berakhirnya masa jabatan penjabat Sekda.

“Jika dihitung berdasarkan waktu, Penjabat Sekda dilantik pada 13 Juni lalu dan jabatan tersebut akan berakhir pada 13 September mendatang,” ucap Politisi PDIP itu, selasa 3 September 2019.

Ilustrasi (net)

Selain itu, sambung dia, sesuai Perpres Nomor 3 Tahun 2018 pasal 10 tentang Penjabat Sekda, proses seleksi terbuka pengisian sekretaris daerah oleh kepala daerah harus sudah dimulai paling lambat 5 (lima) hari kerja terhitung sejak terjadinya kekosongan sekretaris daerah (dalam hal jangka waktu 3 (tiga) bulan terjadinya kekosongan sekretaris daerah terlampaui dan sekretaris daerah definitif belum ditetapkan).

“Kan harus dibentuk dulu (pansel), setelah itu baru pembukaan pendaftaran, tapi waktu tidak memungkinkan lagi,” kata Ruslan yang juga merupakan salah satu bakal calon bupati untuk Pilkada 2020 di Lombok Tengah.

“Kalau pendaftarannya tanggal 20 Agustus bisalah memungkinkan dibuka, tapi ini sudah lewat. Ini juga artinya Penjabat Sekda (Iswandi) gagal (mempersiapkan proses seleksi Sekda definitif),” demikian Ruslan Turmudzi.

Sekedar informasi, Penjabat Sekda NTB, H Iswandi dilantik gubernur tanggal 13 Juni 2019 dan akan berakhir pada 13 September 2019. Artinya Mendagri akan menunjuk Penjabat Sekda untuk melakukan dan bekerja membentuk Pansel Sekda Definitif selama tiga bulan.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.