Mutasi 214 Pejabat, Bupati Ceritakan Pengalaman Korea Selatan 40 Tahun Membangun Karakter

KabarNTB, Sumbawa Barat – Sebanyak 214 pejabat eselon II, III dan IV di lingkup pemda KSB menjadi penumpang gerbong mutasi yang dilaksanakan Jum’at sore 9 Maret 2018.

Bupati HW Musyafirin dalam sambutannya usai melantik para pejabat yang dimutasi, meminta karakter IJS (ikhlas, jujur, sungguh-sungguh) untuk diimplementasikan dalam pengabdian dan melayani masyarakat.

Dari 214 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati sesuai SK Nomor: 070/821.2/BKD/2018  tanggal 9 Maret 2018, satu diantaranya adalah Pejabat Tinggi Pratama (eselon II), yakni H. Taufiqurrahman, yang dipercaya menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Sebelumnya H. Taufiqurrahman menduduki jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Aparatur dan Kemasyarakatan.

Bupati HW Musyafirin saat melantik 214 orang pejabat dalam mutasi Jum’at

Jabatan Administrator eselon III/a dan III/b sebanyak tujuh orang yakni, Ferial yang sebelumnya menjabat Sekdis Dukcapil menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda KSB. Suhadi, jabatan lama Sekretaris BPKD, jabatan baru Sekretaris Bappeda & Litbang. Hasanuddin, jabatan lama Kabid Mutasi pada BKD KSB, jabatan baru Sekretaris BPKD. Marga Rahman, jabatan lama Kabag Organisasi Setda KSB, jabatan baru Sekdis Dukcapil.

Sementara Haeruddin, mantan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana pada BPBD, menjabat sebagai Kabid Pengembangan dan Informasi Pegawai pada BKD. Suryo Krido Laksono jabatan lama Kabid Pengembangan dan Informasi Pegawai pada BKD, jabatan baru Kabid Mutasi BKD.

Sedangkan jabatan Pengawas sebanyak 206 orang dengan rician eselon IV/a sebanyak 156 orang dan eselon IV/b sebanyak 50 orang.

Bupati meminta pejabat yang dipromosi jangan sampai melupakan masa lalu atau sejarah. Sikap rendah hati harus tetap diaktualisasikan. Tidak boleh sombong dan membiasakan diri mengalah untuk menang.

“Karakter pemimpin harus ada dalam diri kita sebagai pejabat. Karakter dasar sebagai aparatur yaitu IJS . Tanamkan Ikhlas, Jujur, Sungguh-Sungguh dalam pekerjaan kita. Ketika tiga hal ini kita laksanakan, maka kita akan belajar untuk mengalah,” kata Bupati.

Bupati, menuturkan, Korea Selatan saat dijajah Jepang selama 35 tahun, warganya tidak mau mengaku kalah dari orang Jepang. Yang ditanamkan pada diri orang Korea adalah, Jepang boleh menang tapi Korea tidak kalah. Mereka mulai membangun karakter dengan  disiplin, jujur dan sungguh-sungguh atau ulet. 40 tahun karakter itu dibangun bahkan dengan melibatkan instrumen wajib militer.

“Falsafah Korea Selatan ini, identik dengan tagline di KSB yaitu IJS,” sebutnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para pejabat. Selama dua tahun kepemimpinan bersama Wakil Bupati telah banyak dibantu. Mutasi hari ini pun merupakan waktu yang tepat, karena sebelumnya menunggu auditor pulang. Setelah para pejabat selesai mempertanggungjawabkan pekerjaaanya untuk tahun 2017.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.