Nama Mantan Kasi Intel Kejari Dicatut, Dua Kontraktor Nyaris Tertipu

KabarNTB, Sumbawa – Meski sudah pindah tugas, nama mantan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumbawa, Erwin Indrapraja, masih saja dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.

Alhasil, Kontraktor pelaksana proyek talud pengaman Pantai Dusun Patedong, Sumbawa, nyaris tertipu.

Informasi yang berhasil dihimpun, kontraktor bernama Faruk dan pelaksana lapangan proyek itu, Nasir, dihubungi oleh seseorang. Oknum yang mengaku bernama Erwin Indrapraja itu, menghubungi keduanya dengan nomor telepon 082187385482.

Erwin Indrapraja, Mantan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumbawa

Oknum itu meminta agar Faruk dan Nasir mentransfer uang ke rekening tertentu. Keduanya diminta untuk mentransfer uang masing-masing sebesar Rp 5 juta.

Terkait hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa, Paryono yang dikonfirmasi, menegaskan, kasus tersebut penipuan. Kajari menyatakan jika ada permintaan uang oleh oknum yang membawa-bawa nama Kejaksaan terkait perkara yang sedang ditangani di Kejari Sumbawa, itu semua bohong dan tidak benar.

“Kalau ada yang meminta sesuatu dengan menjanjikan perkara berhenti atau ‘diurus’, itu tidak ada yang benar. Itu penipuan semuanya,” ujar kajari.

Kajari mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah meningkatkan status tiga kasus dugaan korupsi ke penyidikan. Karena itu, ia mengingatkan, apabila ada seseorang yang menghubungi masyarakat dan meminta sesuatu dengan iming-iming akan mengurus perkara yang kini ditangani kejaksaan, jangan dilayani. Karena itu pasti penipuan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan penyidik terkait persoalan ini. Sebab hal ini mengarah pada penipuan. Kami akan berupaya keras untuk mengungkap pelakunya,” tegas Kajari.

Secara terpisah, mantan Kasi Intel Kejari Sumbawa, Erwin Indrapraja yang dikonfirmasi juga membantah keras hal itu. Erwin mengaku heran, namanya masih dicatut meski sudah pindah tugas.

“Itu fitnah dan tidak benar. Saya minta agar hal seperti itu tidak digubris,” tegas Erwin.

Erwin juga menegaskan, dirinya tidak pernah menghubungi Faruk dan Nasir. Bahkan bertemu langsung dengan keduanya juga tidak pernah. Apalagi proses hukum atas kasus itu sudah berjalan.

“Itu semua tidak benar dan fitnah,” pungkasnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.