NTB Gagal Jadi Tuan Rumah PON XXI, Sesumbar Ketua KONI Tak Terbukti

KabarNTB, Mataram – Harapan NTB dan Bali untuk menjadi tuan rumah bersama PON XXI Tahun 2024, terkubur sudah.

NTB – Bali gagal terpilih dalam bidding yang dilaksanakan di Jakarta Selasa 24 April 2018, karena hanyan mendapat 8 suara. Kalah jauh dari Aceh – Sumatera Utara yang meraih dukungan 24 suara. Senentara provinsi Kalimantan Selatan hanya meraih 2 suara.

Banyak pihak yang menyesalkan kekalahan Provinsi NTB – Bali. Bahkan ada yang menilai kekalahan itu akibat sikap over confidence (percaya diri berlebihan) Ketua KONI NTB, Andy Hadianto, yang dianggap terlalu sesumbar telah mendapat dukungan dari 16 provinsi, sebelum bidding dilaksanakan dan menganggap remeh Provinsi Aceh – Sumut.

Andi Hadianto kepada sejumlah media, menyatakan, “Saya berani bilang 80 persen harus menang Bidding. Karena 16 provinsi sudah fix menyatakan dukungan. Sedangkan 9 atau 10 provinsi lainnya tergantung komunikasi atau lobi saja. Intinya, hanya dua provinsi saja yang mendukung Aceh,”.

Hasil bidding ruan rumah PON XXI

Hasil bidding menunjukkan sikap over confidence itu mereduksi kemampuan untuk mengintenskan lobby dan pendekatan kepada Provinsi lain.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD NTB, H Abdul Hadi, yang sebelumnya ikut berperan aktif dalam melobi berbagai termasuk DPD dan DPR RI serta Provinsi Sumatera Selatan, mengakui kekalahan tersebut.

“Intinya kita sudah berusaha dan yang lebih penting semoga pelaksanaan PON XXI berjalan baik dan sukses,” kata Abdul Hadi, sembari menyampaikan selamat kepada provinsi Aceh – Sumut, Rabu 25 April 2018.

Abdul Hadi juga mengakui pola pendekatan dan lobi Provinsi Aceh dan Sumut yang telah dilakukan selama lebih kurang 2 tahun terhadap provinsi-provinsi lainnya. Sementara Provinsi NTB dan Bali, baru intens dalam beberapa waktu kebelakang.

Hal senada juga disampaikan, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB, H MNS Kasdiono. Menurutnya, NTB – Bali telah melakukan ikhtiar secara intens dan sportif dalam membangun komunikasi pra bidding. Apalagi menurutnya, dari segi fasilitas dan infrastruktur NTB – Bali lebih unggul dari Provinsi Aceh dan Sumut.

“Ya mau bagaimana lagi. Intinya, kita sudah berjuang semaksimal mungkin. Kekalahan ini bukanlah akhir. Dan kekalahan hari ini akan menjadi cambuk bagi kita untuk mempersiapkan segala sesuatunya lebih maksimal,” ujarnya.

“Insya Allah, PON berikutnya kita yang akan menjadi tuan rumah, dan kita harus yakin,” tambah Kasdiono.(By)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.