Pangops AU II Resmikan Monumen Pesawat TNI AU di KSB

KabarNTB, Sumbawa Barat – Monumen pesawat TNI Angkatan Udara di pintu masuk Kompleks Kemutar Telu Centre (KTC)  Taliwang, diresmikan oleh Panglima Komando Operasi AU II Marsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika M.SS,  senin pagi 8 Januari 2017.

Pesawat yang dijadikan monumen itu merupakan eks pesawat latih TNI AU jenis AS 202 Bravo. Pesawat dimaksud terakhir terbang pada 2013.

Panglima Komando Operasi AU II Marsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika mengaku punya hubungan emosional yang kuat dengan pesawat jenis dimaksud.

“Ini jenis pesawat yang pertama yang saya terbangkan. Sampai sekarang saya sudah menerbangkan lebih dari 11 jenis pesawat,: tuturnya.

Panglima menyatakan bersyukur dan terharu atas terbangunnya monumen tersebut. Pasalnya, selain secara pribadi, dirinya juga merupakan pejabat TNI AU yang pertama mengunjungi KSB, keberadaan monumen tersebut juga merupakan wujud perhatian masyarakat dan Pemda KSB terhadap TNI AU, meski di daerah ini tidak ada pangakalan TNI AU.

Pangops TNI AU II, didampingi Kapolda NTB dan Bupati KSB menandatangani prasasti peresmian monumen pesawat TNI AU di pintu masuk Kompleks KTC Taliwang, Sumbawa Barat

“Manusia diciptakan paling sempurna di antara makhluk dan bertugas menjadi khalifah di muka bumi untuk menciptakanan kenyamanan. Begitu pula dengan adanya monumen pesawat Bravo ini, saya berharap  akan membuat nyaman dan memperkuat silaturrahim antara sesama masyarakat dan antara masyarakat dengan dengan TNI AU,” imbuhnya.

Pada acara peresmian yang juga dihadiri Kapolda NTB, Brigjend Pol Firly, Danlanud Rembiga Mataram, Kol Pnb Dodi Fernando, Ketua DPRD KSB, serta pejabat TNI AU dan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) KSB itu, panglima juga menyatakan siap untuk mendukung kehadiran TNI AU di KSB.

“Untuk permulaan mungkin Pos TNI AU dulu, baru Detasemen dan selanjutnya pangkalan. Hanya saja untuk pangkalan bandara yang ada perlu dikembangkan agar bisa didarati oleh  pesawat TNI AU,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, menyampaikan,  kedatangan Pangkoops AU II  merupakan kehormatan bagi Pemerintah dan rakyat KSB. Sebab inilah kali pertama pejabat TNI AU mengunjungi bumi Pariri Lema Bariri.

Bupati menjelaskan, semangat pembangunan monumen dimaksud sebagai edukasi kepada generasi penerus di KSB untuk memperkenalkan pesawat dan TNI AU.

“Selain itu, juga untuk memotivasi generasi muda agar bisa menjadi penerbang. Karena saat ini generasi muda KSB mayoritas hanya tertarik masuk Polri dan TNI AD,” ungkapnya sembari meminta masyarakat untuk turut serta menjaga monument tersebut.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.