Pelaku Pungli Pasar Kebon Reok Tertangkap Tim OTT

KabarNTB, Mataram – Tim Resmob 701 Reskrim Polres Mataram bersama Unit Tipikor berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang pelaku Pungutan Liar (Pungli) di Pasar Kebon Roek, Ampenan, Kota Maram, 26 Mei 2018.

Pelaku  berinisial SD (55) itu merupakan oknum penjaga pasar setempat. Ia meruapakan warga kecamatan Batu Layar Lombok Barat. Ia ditangkap berdasarkan laporan Polisi dengan nomor LP /A/385 /V/2018/NTB/Resort Mataram, tanggal 26 Mei 2018.

Dari OTT tersebut, tim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, uang tunai hasil pungutan sebesar Rp. 640.500. sebuah tas pinggang satu buah dompet dan satu unit HP.

Pelaku (baju merah) saat dibawa aparat

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK, mengungkapkan, modus pelaku, setiap hari berkeliling di areal pasar Kebon Roek kemudian melakukan pungutan uang kepada para pedagang dengan alasan biaya keamanan, tanpa dasar hokum (ungutan liar).

“Penangkapan pelaku berawal dari adanya keluhan dan laporan masyarakat tentang adanya pungutan biaya keamanan terhadap pedagang-pedagang yang ada di pasar Kebon Roek dan sangat membebani pedagang tersebut,” ungkap Kapolres, Senin 28 Mei 2018.

Selanjutnya Tim Resmob 701 bersama Unit Tipikor melakukan penyelidikan dan operasi tangkap tangan (OTT) dengan cara menyanggongi dan mengawasi gerak-gerik pelaku di areal Pasar Kebon Roe.  Sekitar pukul 07.20 wita pelaku yang sedang menerima uang dari salah satu pedagang langsung ditangkap beserta barang bukti berupa uang pungutan yang dimintanya dari para pedagang. Pelaku langsung  dibawa ke Polres Mataram.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku setiap hari  melakukan pungutan terhadap para pedagang di Pasar Kebon Roek.

“Aktifitasnya dimulai dari Pukul 06.00 wita sampai Pukul 09.00 wita dengan besaran pungutan Rp. 1.000 hingga Rp. 3.000 per pedagang. Per hari pelaku mendapat uang pungutan rata-rata Rp. 500 ribu  sampai Rp. 700 ribu,”: jelas Muhammad.

Selain itu, pelaku juga mengaku bahwa uang hasil pungutan tersebut dibagi-bagi kepada rekan-rekannya yang berjumlah 12 orang dan juga sebagai penjaga keamanan pasa.

“Saat ini pelaku dan barang bukti berada di Unit Tipikor Reskrim Polres Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut,” demikian Kapolres.(JM)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.