Penambang Tolak Penertiban PETI di KSB

KabarNTB, Sumbawa Barat – Rencana penertiban aktifitas pertambangan tanpa ijin (PETI) oleh pemerintah ditolak oleh para penambang di kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Puluhan penambang yang tergabung dalam solidaritas tambang rakyat KSB, menegaskan penolakan mereka dengan memasang spanduk penolakan di tiga kecamatan meliputi, Kecamatan Taliwang, Kecamatan Brang Rea dan Kecamatan Brang Jereweh, Senin 9 September 2019.

Di Taliwang (Ibukota KSB), spanduk dipasang di dekat taman bundaran pintu masuk kompleks Kemutar Telu Centre (KTC) yang merupakan kompleks pemerintahan Pemda setempat.

Puluhan ikut turun melakukan pemasangan spanduk yang berisi tiga point pernyataan sikap dan tuntutan itu. Point pertama, menolak tegas terhadap penutupan tambang rakyat di KSB. Kedua, rakyat KSB tidak rela pemerintah menutup tambang rakyat, dan ketiga, tambang rakyat adalah harga mati.

Spanduk penolakan dan pernyataan sikap Solidaritas Tambang Rakyat KSB terhadap rencana penertiban PETI oleh Pemerintah

Menurut para penambang, penolakan disuarakan sebagai bentuk kekecewaan kepada pemerintah daerah yang dinilai tidak mampu memberikan solusi kongkret kepada penambang.

“Meski sudah berkali kali pemerintah menggelar sosialisasi kepada penambang yang difasilitasi oleh pemerintah kecamatan, namun tidak ada titik temu,” ungkap Dahlan, Korlap aksi para penambang, kepada wartawan usai pemasangan spanduk di kompleks KTC.

Dahlan menegaskan, Solidaritas penambang memasang spanduk penolakan karena ada statement Bupati tentang penutupan tambang rakyat.

“Kami juga bagian dari masyarakat KSB yang membutuhkan keadilan. Jadi, selama tidak adanya keadilan dengan diberikannya solusi, maka kami akan tetap menolak penertiban ini,” imbuhnya diamini para penambang yang lain.

Para penambang menegaskan, penertiban seharusnya dibarengi dengan solusi dari pemerintah. Artinya harus ada jaminan terhadap keberlangsungan kehidupan penambang dan keluarganya.

“Pemerintah seharusnya berterimah kasih kepada penambang, karena mau mencari lapangan kerja sendiri tanpa merepotkan pemerintah. Jadi selama tidak ada solusi, maka kami tegas menolak segala bentuk penertiban,” tegas Dahlan.

Ia menegaskan, para penambang siap pasang badan menolak penertiban. Mereka menyatakan sikap tersebut bukan sekedar membela diri, tetapi juga membela hak hidup sekian banyak anggota keluarga yang mereka nafkahi dari hasil menambang.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.