Penghuni Keluar Sholat Taraweh, Asrama PM Sumbawa Terbakar

KabarNTB, Sumbawa – Kebakaran melanda asrama milik Polisi Militer (PM) yang berlokasi di Jalan Dr Wahidin Sumbawa pada Sabtu malam 2 Juni 2018, sekitar pukul 21.00 Wita.

Asrama yang berlokasi persis disamping Bala’ Kuning, Kediaman resmi Sultan Sumbawa, Sultan Muhammad Kaharuddin IV itu, sempat menghebohkan warga kota Sumbawa, terkait keselamatan Sultan dan Keluarga serta bangunan Bala Kuning yang merupakan bangunan cagar budaya.

Satdamkar yang mendapat laporan kebakaran langsung meluncur ke lokasi melakukan pemadaman dibantu oleh warga, TNI dan Polisi serta aparat keamanan lainnya.

“Kami mendapat laporan sekitar pukul 21.21 Wita dan langsung meluncur kelokasi sehabis memadamkan kebakaran di lokasi PLTD Boak,” ungkap Danton Shif III Satdamkar Sumbawa, Juni Junaedi yang dikonfirmasi dilokasi kejadian.

Dijelaskan Junaedi, pihaknya langsung menurunkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi.

”Berkat kerja keras dan bantuan semua pihak kurang dari satu jam api dapat dipadamkan tanpa ada korban jiwa, meski ada korban materi seperti 1 unit sepeda motor hangus terbakar,” jelasnya.

Saat kejadian berlangsung, Wakil Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah dan Kajari, Paryono, Danramil Kota, terjun langsung melakukan monitoring serta sesekali memberi komando kepada anggota Satdamkan untuk memastikan bahwa api benar-benar sudah padam sebelum pulang.

Demikian juga Camat Sumbawa, Hikmawan dan Kabag Humas Setda Sumbawa, Tajuddin yang sibuk mengumpulkan informasi dilapangan.

Camat yang ditemui dilapangan menuturkan, pemerintah kecamatan menerima laporan kebakaran itu sekitar pukul 21.00 Wita, dan saat itu juga terjun ke lokasi untuk menghimpun informasi. Dimana dari data yang berhasil dihimpun, lokasi kebakaran tersebut terdapat lima kamar asrama yang hangus terbakar. Dari Lima kamar tersebut, dihuni oleh 7 orang dan saat kejadian hanya satu orang yang ada di lokasi, sedangkan lainnya sedang melaksanakan sholat taraweh.

“Sedangkan rumah Dinas Komandan PM juga dalam keadaan kosong, karena penghuninya masih dalam perjalanan dari Bali menuju Sumbawa. Sementara Satu orang penghuni asrama yang berada didalam asrama, mengalami luka-luka di tangannya akibat disambar api ketika hendak menyelamatkan sepeda motor,” jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran, Camat Hikmawan mengaku belum mengetahuinya karena masih dalam penyelidikan polisi. Namun ketika terjadi kebakaran sempat terdengar ledakan.

Adapun laporan lain dari penghuni asrama yakni selain satu unit sepeda motor, juga kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp 2 juta rupiah ikut hangus.
Kini lokasi kebakaran tersebut sudah dipasangi police line oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang bahu membahu memadamkan api sehingga tidak membesar dan meluas.

Wabup mengapresiasi semua pihak dalam mengambil tindakan tampak ada kebersamaan. Polisi, TNI dan masyarakat serta aparat keamanan lainnya.
Dalam hal ini Wabup menghimbau masyarakat, agar tetap waspada, apalagi Sumbawa saat ini sudah memasuki musim kemarau. Masyarakat diminta tidak lalai ketika meninggalkan rumah dan memastikan api kompor dan yang lainnya dalam keadaan aman dan telah dipadamkan.

Demikian dengan petani ketika hendak membakar lahan untuk dapat melakukan antisipasi agar tidak merambat ke tempat lain. Menginggat musim kemarau ini sangat rawan terjadinya kebakaran.

“Yang terpenting semua kita bisa mengantisipasi segala bentuk yang akan mendatangkan bencana, demikian juga terhadap kebakaran yang menimpah asrama PM ini, api segera di padamkan dan tidak mengenai bangunan sekitar termasuk bangunan yang merupakan cagar budaya dari kesultanan Sumbawa tempo dulu,” jelas Wabup.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.