Pipa Induk Putus, PDAM Kerahkan Armada Tanki untuk Salurkan Air Bersih

KabarNTB, Sumbawa Barat – Management Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sumbawa Barat menyalurkan air bersih dengan armada tanki untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan di wilayah – wilayah yang tidak mendapat suplai air di dalam Kota Taliwang dan Kecamatan Brang Rea.

Sejumlah titik di Kota Taliwang dan Kecamatan Brang Rea tidak mendapat suplai air bersih karena debit air PDAM yang terbatas akibat putusnya pipa induk distribusi di Sungai Sepalung dan jembatan limpas Desa Bangkat Monteh Kecamatan Brang Rea akibat banjir yang terjadi Minggu malam 7 Januari 2017. Selain patah, pipa distribusi itu juga hanyut dibawa air.

PDAM mengerahkan tiga unit armada tanki untuk menyuplai air bersih khusus kepada pelanggan di wilayah – wilayah yang tidak mendapat suplai air.

Armada tanki milik PDAM KSB saat menyuplai ke pelanggan di salah satu titik dalam Kota Taliwang

“Kita telah mulai hari ini (9 januari) di beberapa titik dalam kota Taliwang dan besok akan menyasar wilayah Brang Rea. Penyaluran dengan armada tanki ini akan berlansung sampai suplai air lewat jaringan normal kembali,” jelas Direktur Utama PDAM KSB, Bambang ST.

Kerusakan parah pada pipa induk distribusi milik PDAM sebenarnya tidak sampai mengehentikan sama sekali suplai air kepada pelanggan. Untuk wilayah Brang Rea, penyaluran dilakukan dengan pipa distribusi 6 inch. Sedangkan untuk wilayah Taliwang, PDAM melakukan pengalihan suplai dari kecamatan Brang Ene, Banjar dan Seteluk.

Hanya saja upaya penanganan itu diakui Bambang tetap tidak bisa maksimal untuk menyuplai air ke pelanggan.

“Debit air yang sampai ke pelanggan tidak bisa normal, jadi masih ada wilayah-wilayah yang tidak bisa dijangkau. Ini yang kita atasi dengan armada tanki,” imbuh Bambang.

Terkait kerusakan pipa induk 16 inch si sungai Sepalung dan 8 inch di jembatan limpas Desa Bangkat Monteh, Bambang mengakui pihak PDAM belum bisa maksimal melakukan perbaikan akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung dan debit air sungai yang masih tinggi.

“Karena itu kami belum bisa memastikan tenggat waktu dalam melakukan perbaikan. Petugas kami terus bekerja, memastikan pelanggan mendapat air meski tidak maksimal, sambil berupaya melakukan perbaikan. Kami mohon maaf kepada pelanggan atas kondisi ini,” demikian Dirut PDAM.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.