PKS Disebut Pasti, Andi Azizi Juga Incar Nasdem, PKPI, PBB, Golkar dan PKB

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bakal Calon Bupati, H Andi Azizi Amin (Andi Aziz) terus memaksimalkan gerakan untuk mendapatkan dukungan partai politik sebagai kendaraan di Pilkada KSB 2020.

Pada jum’at 4 Oktober 2019, tim Andi Aziz diutus untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon di sekretariat penjaringan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

“Rencananya kami akan mengembalikan formulir pendaftaran ke Nasdem pada 23 Oktober, atau hari terakhir pendaftaran,” ungkap Irawansyah, juru bicara H Andi Azizi Amin.

Bakal calon bupati KSB, H Andi Azizi Amin bersama Gubernur NTB yang juga ketua TPPW PKS NTB (tengah) dan Irawansyah

Partai besutan Surya Paloh itu sendiri, menerima pendaftaran bagi personal (baik bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati) maupun paket. Irawansyah menyatakan Andi Azis bisa jadi akan mendaftar secara personal maupun bersama bakal calon wakil bupati.

“Kita lihat saja dulu perkembangannya, karena eskalasi politik ini berubah cepat. Yang jelas kami akan mendaftar sesuai mekanisme. Bukan hanya ke Nasdem, dengan PKPI dan PBB kami juga sudah ada komunikasi, termasuk PKB dan Golkar jika sudah buka pendaftaran,” bebernya.

Sebelumnya, Andi Azis menjadi salah satu calon yang ikut serta dalam Pemilu Internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) KSB. Irawan menyebut, untuk PKS sudah pasti akan mendukung, karena partai kader tersebut telah memastikan mendorong kader sendiri untuk Pilkada KSB.

“Proses di PKS dimulai dari bawah, lewat Pemilu internal (PUI) DPD PKS KSB, terus dibawa ke TPPW PKS NTB yang sekarang diketuai Gubernur, H Zulkieflimansyah dan seterusnya ke DPP PKS. H Andi Azizi Amin telah melalui semua proses itu,” bebernya.

PKS, sambungnya, bahkan telah menyodorkan sejumlah nama yang dinilai potensial menjadi pendamping Andi Aziz sebagai bakal calon wakil bupati. Meski belum bersedia menyebut nama-nama tersebut, Irawan mengungkap nama yang disodorkan lebih dari satu orang. Mereka berasal dari kalangan politisi, professional juga birokrat.

“Ada lebih dari satu figure. Sekarang kita sedang pantau elektabilitas dan akseptabilitsnya di tengah masyarakat KSB,” tutup Irawansyah.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.