Porsi Anggaran Infrastruktur Pulau Sumbawa Disorot, Rusli : Itu Sudah Berimbang!

KabarNTB, Mataram – Porsi anggaran pembangunan infrastruktur yang dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTB disorot banyak pihak, karena dinilai lebih dominan diarahkan untuk pembangunan di Pulau Sumbawa.

Untuk diketahui, dari total senilai Rp5,6 triliun APBD NTB 2020, belanja infrastruktur dialokasikan sebesar Rp 1,140 triliun. Dari angka tersebut, sekitar Rp 750 miliar diperuntukan bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Pulau Sumbawa. Pembagian inilah yang dianggap tidak berimbang, karena NTB selain Pulau Sumbawa, juga ada Pulau Lombok.

Sorotan itu ditanggapi dua orang Anggota DPRD NTB dari Pulau Sumbawa, Rusli Manawari dan Sirajuddin. Mereka menilai porsi anggaran tersebut sudah pas dan sangat wajar.

“Itu sudah bagus. Ingat kita ini ber NTB. Dan Sumbawa itu termasuk tertinggal dan memang perlu disupport. Lihat saja di Lombok, jalan-jalannya sudah bagus semua. Kita di Pulau Sumbawa tertinggal,” ujar Rusli, Kamis 5 September 2019 di Mataram.

Rusli Manawari, Seretaris Fraksi PPP DPRD NTB

“Sebenarnya kalau dari sisi nilai, jumlah itu (Rp 750 miliar) malah kurang untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Pulau Sumbawa. Jika ingin memberikan dampak lebih besar pada pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumbawa harusnya yang dianggarkan lebih dari itu,” imbuh politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Ia menegaskan, jika perekonomian masyarakat Pulau Sumbawa bagus, tentu juga akan berdampak bagi NTB. Jadi porsi anggaran infrastruktur untuk Pulau Sumbawa sudah cukup bagus. Tidak hanya untuk mengejar ketertinggalan dari Pulau Lombok, tetapi juga untuk menepis anggapan bahwa Pulau Sumbawa tidak diperhatikan oleh pemprov NTB.

“Sekali lagi, kita ini ber NTB dan mari ber NTB dengan adil agar apa yang menjadi harapan kita bersama terwujud,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Sirajuddin – Anggota DPRD NTB dari Dapil VI (Dompu-Bima).

“Jadi perlu diketahui, keberadaan kita disini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung sekaligus menyuarakan aspirasi untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di Pulau Sumbawa. Sehingga perlu keberimbangan itu, dan saya anggap ini (porsi anggaran) sudah cukup berimbang,” ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah ruas jalan provinsi yang saat ini dalam kondisi belum memadai di Pulau Sumbawa. Dari KSB hingga Bima masih sangat perlu perhatian dalam bentuk support anggaran agar bisa ditingkatkan.

“Jujur saja, jalan di Pulau Sumbawa, jauh tertinggal dari Pulau Lombok. Disini (Lombok) nyaris tidak ada lagi jalan rusak, semua bagus. Ini salah satu PR pemprov NTB di Pulau Sumbawa. Untuk itu, perlu kita dorong agar semua masyarakat baik di Lombok maupun di Pulau Sumbawa benar-benar merasa kita ini ber-NTB,” demikian Sirajuddin.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.