PTAMNT Dituding Manfaatkan Isu Smelter Hanya untuk Dapat Ijin Ekspor Konsentrat

KabarNTB, Sumbawa Barat – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT) dituding tidak serius membangun smelter (fasilitas pengolahan dan pemurnian hasil tambang) di KSB.

Perusahaan yang resmi menjadi operator tambang Batu Hijau Kecamatan Sekongkang, Sumbawa Barat sejak Nopember 2016 itu, dinilai menjadikan wacana pembangunan smelter itu sebagai alat untuk mendapatkan ijin eksport konsentrat (produk akhir tambang batu hijau) dari pemerintah.

Tudingan itu terbaca dalam sejumlah spanduk yang dipasang Lembaga Independent Persatuan Pemuda (LIPPAN) KSB di sejumlah titik strategis dalam kota. Spanduk tersebut terpasang sejak Senin lalu di Simpang SMAN 1 dan Simpang Berang, pintu masuk Kota Taliwang.

Salah satu spanduk yang dipasang LIPPAN KSB di simpang Berang, Taliwang

Spanduk – spanduk tersebut antara lain bertuliskan kalimat “Pembangunan Pabrik Smelter dijadikan alat oleh PTAMNT untuk mendapatkan ijin ekspor konsentrat”. Ada pula spanduk lain bertuliskan kalimat desakan kepada pemerintah untuk mencabut ijin ekspor PTAMNT karena dinilai tidak serius membangun smelter di Sumbawa Barat.

Ketua LIPPAN KSB, Mus Muliyadi ‘Bree’ menyatakan ketidakseriusan PTAMNT membangun smelter itu terlihat dari progress yang masih jalan ditempat.

“Aksi pemasangan spanduk ini kami laksanakan untuk mengingatkan PTAMNT bahwa smelter itu kewajiban yang harus dibangun sesuai amanat undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba, jadi jangan main-main,”.

“Kami juga mengingatkan pemerintah untuk memaksimalkan pengawasan terhadap rencana pembangunan smelter ini, karena sudah bertahun – tahun progressnya masih jalan ditempat. Pemerintah harus tegas, karena ini menyangkut harkat dan martabat pemerintah, juga hajat hidup masyarakat,” urai Mus.

Selain aksi pemasangan spanduk, LIPPAN KSB, sambung dia, juga berencana alan menggelar aksi damai ke PTAMNT untuk mendesak perusahaan itu serius terkait rencana pembangunan smelter.

“Kami juga menuntut keterbukaan dari manajemen PTAMNT dan pemerintah tentang proses – proses yang sudah dilaksanakan, progress dan rencana jangka panjang yang akan dilaksanakan terkait persoalan ini,” demikian Mus Mulyadi.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.