Rosihan : PAD Sumbawa dari PJU 16 M Setahun, Tapi Lampu Jalan Banyak yang Mati

KabarNTB, Sumbawa — Sekretaris Fraksi Bintang Keadilan yang juga Anggota Komisi III DPRD Sumbawa Rosihan, meminta kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Sumbawa untuk segera melakukan pendataan dan pemeliharaan lampu jalan pada setiap kecamatan di Kabupaten Sumbawa yang saat ini kondisinya mati.

“Dinas terkait semestinya segera melakukan pendataan dan pemeliharaan. Sudah sekian lama masyarakat disejumlah wilayah mengeluhkan lampu jalan yang mati,” ujarnya, kepada KabarNTB, belum lama ini.

“Ini keluhan dari masyakarat. Ada yang tidak menyala samasekali, ada juga yang redup, kadang menyala kadang tidak. Ini bagaimana?,” sesalnya.

Lampu penerangan jalan, sambung dia, merupakan hak masyarakat dan merupakan bagian dari pelayanan pemerintah. Karena itu, Pemda melalui Dinas PRKP harus segera menyikapi.

”Pemerintah daerah mendapatkan retribusi pajak PJU ini mencapai sekitar Rp 16 Milyar per tahun, maka sudah semestinya hal tersebut dibarengi dengan pelayanan,” sebutnya.

Dengan nilai sebesar itu menurut politisi muda PKS ini, seharusnya pemerintah daerah tidak lagi beralasan untuk tidak memperhatikan persoalan lampu penerang jalan. Karena hampir setiap hari ketika pihaknya turun ke beberapa kecamatan, terutama wilayah sumbawa bagian timur, tidak ada hal lain yang dikeluhkan yakni banyaknya lampu jalan yang mati, sementara retribusi pajak tetap berjalan.

“Lalu dimana hak masyarakat selaku konsumen,” timpalnya.

Ia mewanti-wanti dinas terkait agar segera menyikapi permasalahan ini.

”Jangan sampai masyarakat menuntut haknya melalui jalur hukum, karena pemerintah sendiri tidak menjalankan perda yang telah ditetapkan,” demikian Rosihan.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.