Senator dari Bali Apresiasi Penyelesaian Damai Peristiwa Lunyuk

KabarNTB, Sumbawa – Penanganan yang luar biasa yang telah dilakukan Pemerintah bersama TNI/Polri, terkait peristiwa berbau SARA yang terjadi di Lunyuk pada Bulan Desember 2018 yang lalu, diapresiasi oleh senator dari Bali.

Anggota DPD RI Utusan Propinsi Bali DR Sri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastera Putra Suyasa III, saat melakukan kunjungan kerja dan silaturrahmi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa pada Senin 7 Januari 2019, mengatakan, pola penangan itu yang membuat dirinya tergerak datang ke Sumbawa.

Arya Wedakarna menjelaskan kedatangannya untuk memperkuat komitmen perdamaian dan mempercepat penyelesaian kasus, karena dirinya menilai masih ada luka yang harus diperbaiki.

“Sebagai pejabat negara kami datang untuk menunjukkan kepada publik terutama kepada komunitas kami, bahwa negara hadir bersama rakyat untuk bersinergi bersama menyelesaikan masalah,” ungkapnya.

Pada kegiatan yang dihadiri Bupati, Wakil Bupati Sumbawa, perwakilan anggota Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Sumbawa, Pimpinan OPD terkait, Camat Lunyuk, FKUB, LATS, Direktur Hindu Center for NTB itu, Ia menyampaikan, penanganan masalah ini untuk kedepan dengan memaksimalkan peran pemerintah bersama masyarakat dan media untuk memblok informasi negatif dari media sosial, karena dikhawatirkan akan memberi dampak yang lebih besar.

Disampaikan pula beberapa hal untuk menyemangati hasil perdamaian yaitu, masyarakat Bali yang ada di Lunyuk merupakan orang Sumbawa keturunan Bali, sehingga dihimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berkomitmen ‘dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’.

Demikian juga, Dari DPD Bali akan mengupayakan agar NTB khususnya Sumbawa dapat mendapatkan manfaat ke depan khususnya dalam dunia pariwisata, dan akan mendukung dalam mengembangkan potensi pariwisata di Sumbawa.

“Sumbawa harus disiapkan sebelum ledakan pariwisata terjadi. Dalam bidang pendidikan di Sumbawa harus ada Academi Pariwisata, karena jauh lebih hebat membangun manusia, dibandingkan dengan hanya membangun infrastruktur, karena keduanya harus bersinergi,” pungkasnya.

Bupati Sumbawa HM Husni Djibril, menyampaikan, sejauh ini kondisi Kecamatan Lunyuk sudah cukup kondusif. Bupati merasa perlu untuk mendiskusikan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk penyelesaian yang lebih baik. Agar kekurangan dari persoalan yang telah terjadi, sehingga dapat dijadikan acuan untuk penyelesaikan yang lebih baik.

Dalam acara tersebut Senator DPD/MPR RI Utusan Propinsi Bali menyerahkan Cihne Dalem Istana Mancawarna Tampaksiring, piagam penghargaan atas penyelesaian upaya damai di Kecamatan Lunyuk, dan Tongkat Ananta Basuki kepada Bupati Sumbawa dan dari Pemkab Sumbawa menyerahkan plakat.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.