Tahun Ini 50 Orang yang Berlari 320 KM dari KSB menuju Dompu

KabarNTB, Sumbawa Barat – Jumlah peserta lomba lari terjauh se-Asia Tenggara, Tambora Chalenge tahun 2018 ini meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah peserta tahun 2017 lalu.

Ketika di lepas Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin di Desa Tambaksari Kecamatan Poto Tano, Rabu sore 4 April 2018, peserta yang akan berlari menempuh jarak sejauh 320 KM itu, sebanyak 50 orang. Sementara tahun 2017 lalu, jumlah peserta lomba lari yang dilaksanakan sebagai bagian dari Festival Pesona Tambora itu hanya sebanyak 27 orang. Selain itu, untuk tahun ini juga terdapat peserta dari luar negeri, yakni dari negara Brazil.

Tahun ini merupakan tahun ketiga lomba lari yang dilaksanakan untuk memperingati peristiwa letusan dahsyat gunung Tambora itu dilaksanakan.

Baca juga : http://kabarntb.com/27-orang-berlari-sejauh-320-km-dari-ksb-menuju-dompu/

Pada Rabu pagi, para peserta Tambora Chalenge sempat diterima Wakil Bupati Fud Syaifuddin di Graha Fitrah, KTC. Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan selamat datang kepada para peserta dan berharap kehadiran mereka bisa sekaligus mempromosikan potensi – potensi pariwisata yang dimiliki KSB.

Para peserta lomba lari Tambora Chalenge 320 K dilepas Bupati KSB

“Potensi pariwisata alam dan budaya yang ada di KSB ini tidak kalah dengan potensi di daerah lain. Ada banyak destinasi yang bisa dikunjungi dan saya jamin anda akan betah jika berkunjung,” ujar Wabup.

Ditengah guyuran hujan yang sangat desar dan bahkan membuat tergenang area disekitar lokasi garis start, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Fud Syaifuddin dan Kepala Dinas Pariiwisata Provinsi NTB, L Faozal, melepas peserta dari depan kantor puskesmas Poto Tano. Para peserta akan berlari sekitar tiga hari sebelum finish pada tanggal 7 April lusa di Doro Ncanga, kawasan di  lereng Gunung Tambora di Kabupaten Dompu.

Selain peserta Tambora Challenge, di kesempatan yang sama, Bupati juga melepas lebih dari seribu orang peserta Poto Tano Run 2018 yang menempuh jarak 6 KM dari Desa Kertasari sampai tugu perbatasan Kabupaten Sumbawa Barat dengan Kabupaten Sumbawa lalu kembali memutar dan finis di Tambaksari.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.