Tahun Ini 56 Orang yang Berlari 320 KM dari Poto Tano Menuju Dompu

KabarNTB, Sumbawa Barat – Lomba lari marathon dengan jarak 320 KM dari Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat menuju Doro Ncanga, kawasan di lereng Gunung Tambora Kabupaten Dompu “Kompas Tambora Challenge” kembali digelar tahun ini.

Pada rabu 1 Mei 2019, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama wakil bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin melepas puluhan peserta “Kompas Tambora Challenge 2019” di Desa Tambak Sari Kecamatan Poto Tano.

Para peserta Tambora Challenge 2019 terdiri dari pelari lokal NTB, Nasional, ada pula peserta dari luar negeri. Mereka akan berlari sekitar 68 jam (3 hari) sebelum dijadwalkan finish di Doro Ncanga Dompu pada 4 Mei mendatang.

Gubernur H Zulkieflimansyah didampingi Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin melepas 56 orang peserta lomba lari 320 KM Tambora Chalenge 2019

“Kami dari pihak Pemerintah Provinsi NTB akan mendukung penuh apa yang sudah diretas oleh Kompas ini. Mudah-mudahan para pelari ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat,” ujar Gubernur sebelum melepas para pelari

“Pak Dandim tolong di jaga para pelari agar senantiasa selamat dan menyelesaikan kegiatan ini,” tambahnya

Gubernur juga berharap dengan maraknya event lari dan Tambora Challenge 2019 ini dapat melecut generasi muda NTB untuk lebih berprestasi dan lahir bibit – bibit baru dalam olahraga lari.

“Banyak atlet dari NTB dalam bidang lari, NTB adalah gudangnya atlet. Termasuk jarak menengah dan jauh. Kita sama-sama berharap dengan banyaknya event dan lomba, akan banyak lahir bibit – bibit yang baru dan tumbuh,” harapnya.

Perwakilan Harian Kompas, Adi Prinantyo, menyampaikan rasa syukurnya karena Tambora Challenge 2019 ini adalah kali ke lima diselenggarakan.

“Ini merupakan tahun ke lima, syukur alhamdulillah jumlah peserta sebanyak 56 orang ini adalah event dengan peserta terbanyak,” terangnya.

“Untuk itu kami terus memperbaiki beberapa sisi penyelenggaraan termasuk penggunaan GPS pada runners. Banyak lintasan yang sepi dan gelap, sehingga penggunaan headlamp juga kami wajibkan,” tambahnya.

Terakhir, Adi berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses seperti penyelenggaraan sebelumnya.

Kompas Tambora Challenge sendiri diselenggarakan selama 4 hari, mulai hari ini, Rabu 1 Mei hingga 4 Mei 2019. Nantinya para peserta sembari berlomba mereka akan menikmati pemandangan alam yang indah karena acara dimulai di Poto Tano, Sumbawa Barat dan berakhir di Doro Ncanga, kaki Gunung Tambora. Peserta akan melewati 3 Kabupaten, yaitu Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Dompu.

Peserta tahun ini sebanyak 56 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok peserta yakni untuk nomor individu dan tim yang terdiri dari peserta dalam kategori relay (putra-putri).

Lomba tahun ini kemungkinan akan lebih menantang dari yang sebelumnya. Karena pada 160 kilometer pertama, peserta akan melewati tepian pantai dengan medan yang cenderung datar pada 80 mdpl.

Diperkirakan suhu pada siang ini berkisar pada 42 derajat celsius dan malam pada 14 derajat celcius. Pada 160 kilometer berikutnya, lintasan akan cenderung naik menuju kaki Gunung Tambora.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.