TGB : Pernyataan Dukung Jokowi Pribadi, Tidak Terkait KPK dan Demokrat !

KabarNTB, Mataram – Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi, menyatakan dukungannya kepada Presiden Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinan dua periode merupakan sikap pribadi yang tidak ada kaitan dengan klarifikasi terhadapnya yang telah dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun dengan kapasitasnya sebagai kader partai Demokrat.
Kepada wartawan usai mengisi kajian tafsir Al Qur’an ba’da sholat Jum’at di Masjid Raya Hubbul Wathan, Islamic Centre Mataram, Jum’at siang 6 juni 2018, TGB menyatakan, menegaskan pernyataan dirinya mendukung Jokowi dua periode tidak terkait dengan pemeriksaan yang telah dilaksanakan KPK terhadap dirinya.

“Tidak ada sangkut pautnya keputusan saya mendukung pemerintahan saat ini untuk periode selanjutnya dengan persoalan eksternal baik itu terkait dengan KPK, Demokrat ataupun persoalan eksternal lainnya,” tegasnya.

TGB HM Zainul Majdi saat mengisi kajian ba’da sholat Jum’at di Masjid Raya Hubbul Wathan, Mataram

Tokoh yang juga Gubernur NTB dua periode itu, menyatakan dirinya belum pernah berkomunikasi dengan Partai Demokrat terkait pernyataan tersebut, termasuk dengan dewan Muttasyar Nahdlatul Wathan (NW), ormas Islam terbesar di NTB, dimana dirinya menjadi salah seorang pengurus.
“Pernyataan itu merupakan sikap pribadi dan tidak terkait dengan sejumlah persoalan lainnya,” ulangnya.
Dukungan kepada Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua, menurutnya murni sebagai sikap pribadi dan tanggung jawab sebagai anak bangsa. TGB mengaku telah mengamati situasi politik nasional selama empat tahun terakhir. Ia melihat gesekan dan polarisasi umat dengan menggunakan sentimen agama semakin mengkhawatirkan.
“Dalam politik sentimen agama tidak boleh dilakukan, namun sentimen agama tersebut bisa di manfaatkan untuk kemanfaatan umat,” ujarnya.
Seperti diketahui pernyataan TGB yang menyatakan dukungan kepada Jokowi itu telah ‘membuat geger’ politik nasional. Banyak pihak yang kontra atas sikap tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang setuju. Bahkan Persatuan Alumni (PA) 212 mengancam akan mencoret nama TGB sebagai salah satu Calon Presiden yang direkomendasikan organisasi tersebut,
TGB sendiri menyatakan sikap PA 212 itu merupakan hak.
“Saya menghormati apapun keputusannya (PA 212). Namun saya tegaskan kembali bahwa pernyataan saya adalah pernyataan pribadi,” katanya.(VR/EZ)
Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.