TMMD MEMBENTUK KARAKTER, SEMANGAT GOTONG ROYONG DAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT SUMBAWA BARAT

Oleh : *) Letkol Arm. Sumanto, S.Sos                                                                           Letkol Arm Nrp. 11980056781074

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah suatu Program terpadu antara TNI – Pemerintah Daerah dengan Rakyat yang bertujuan untuk mewujudkan peningkatan pembangunan Pedesaan dalam rangka mendukung Program pengentasan kemiskinan dan pembinaan keamanan wilayah.

TMMD selain untuk pengentasan kemiskinan juga untuk mempercepat pelaksanaan Pembangunan di Daerah yang masih terbelakang dalam upaya pelaksanaan pemerataan pembangunan dengan menggunakan dana dan waktu yang seefisien mungkin. Program TMMD dapat terlaksana dengan baik apabila adanya kerjasama yang saling mendukung dari semua unsur, baik TNI, Pemda maupun Masyarakat.

Kerjasama yang baik dapat dibangun melalui berbagai koordinasi yang terpadu juga pembinaan yang mantap. Program TMMD bukan merupakan program murni dari TNI maupun Pemda sendiri, tetapi merupakan Program terpadu yang satu sama lain harus saling mendukung sedangkan hasilnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Sosialisasi program TMMD sangat penting agar pelaksanaannya dapat mencapai hasil yang diinginkan sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan.

Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin bersama Dan Satgas TMMD ke-101 wilayah Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Arm Sumanto usai pembukaan di Desa Aik Kangkung Kecamatan Sekongkang

Walaupun Program TMMD ini adalah Program TNI dan Pemda, tetapi masyarakat juga bukan berarti tidak dilibatkan mulai dari perencanaan, Persiapan maupun Pelaksanaan sampai tahap akhir. Dalam pelaksanaan Program TMMD masyarakat harus terlibat langsung karena masyarakatlah yang akan merasakan langsung manfaat dari TMMD tersebut.

Oleh sebab itu dalam penentuan sasaran Program TMMD harus sesuai dengan kebutuhan yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya Program TMMD diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan Pembangunan di daerah, terutama daerah yang masih terbelakang dengan harapan daerah yang masih tertinggal dalam pembangunan dapat mengimbangi daerah lain yang sudah lebih maju.

Pelaksanaan Program TMMD diarahkan pada dua sasaran yaitu sasaran fisik dan non fisik. Dalam penentuan sasaran TMMD baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ada di masyarakat agar hasil yang dicapai langsung dirasakan oleh masyarakat juga disesuaikan dengan dana yang tersedia.

Kodim 1607/ Sumbawa saat ini sedang melaksanakan TMMD 101 TA.2018 di Desa Ai Kangkung Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa barat. Program TMMD 101 dilaksanakan secara serentak diseluruh penjuru tanah air Indonesia dimana pada saat pembukaan TMMD 101 TA.2018 di Desa Ai kangkung Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat ini telah dibuka oleh Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M di lapangan Desa Ai Kangkung, Pembukaan MMD 101 yang ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati usai upacara pembukaan. Dalam upacara pembukaan Bupati bertindak sebagai inspektur upacara. Bupati melaksanakan pemeriksaan pasukan hingga menyerahkan sarana kontak secara simbolis kepada satu orang anggota TNI dan anggota Satlinmas berupa satu sak semen dan satu unit sekop.

Rehab Mushollah, salah satu sasaran fisik TMMD 101 di Desa Ai’ Kangkung KSB

Bupati KSB dalam sambutannya menyampaikan, Pemda beserta masyarakat KSB mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada anggota TNI yang hadir melaksanakan budaya luhur bangsa. Yakni gotong royong dalam kegiatan TMMD selama 30 hari kedepan di Bumi Pariri Lema Bariri, Bumi Gotong Royong. Dalam kegiatan TMMD ini akan dibangun beberapa bangunan secara fisik. Seperti jalan usaha tani, pembuatan pagar pura, pembangunan mushola, pembangunan pos kamling dan lainnya dengan anggaran dari TNI dan Pemda sendiri. Selain itu kegiatan non fisik juga akan dilaksanakan, seperti beberapa macam penyuluhan dan bantuan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan kesejahteraan masyarakat.

‘’Tidak kalah pentingnya membangun kebersamaan dan toleransi yang tinggi antar umat beragama yang teraplikasikan ke dalam merehab masjid dan tembok pagar Pura Ai’ Kangkung,” kata Bupati.

Mengakhiri sambutannya Musyafirin berharap, agar para anggota TNI yang melaksanakan TMMD ini tinggal membaur di rumah masyarakat. Jadikan mereka orang tua, keluarga dan saudara. Bagi masyarakat Ai’ Kangkung jadilah tuan rumah yang baik dan keluarga yg hangat bagi anggota Satgas TMMD.

Komandan distrik militer/Dandim 1607/Sumbawa, Letkol ARM Sumanto S.Sos selaku Komandan satuan tugas/Dansatgas TMMD ke-101 Tahun 2018 dalam laporan singkatnya menyampaikan, TMMD akan dilaksanakan selama 30 hari, dimulai tanggal 4 April 2018 sampai dengan tanggal 3 Mei 2018. Kegiatan yang dilaksanakan TMMD 101 TA. .2018 adalah, kegiatan fisik berupa pembuatan jalan usaha tani panjang 4.000 m dan lebar 6 meter. Pembuatan pagar Pura sepanjang 126 m, rehab Musholla ukuran 10,5 x 10,5 m, pemasangan talut irigasi sepanjang 800 m. Pembangunan Pos Kamling sebanyak 4 buah, pembuatan duiker sebanyak 3 buah. Pembuatan MCK ukuran 3×2 m sebanyak 4 buah dan pembuatan tempat wudhu Musholla ukuran 2×4 m.

Kebersamaan para Anggota TNI anggota Satgas TMMD 101 bersama warga Desa Ai’ Kangkung

Sementara sasaran non fisik dengan melaksanakan kegiatan, penyuluhan bidang agama, PPBN, Kamtibmas dan Narkoba, Pertanian dan Perkebunan. Penyuluhan Bidang pendidikan, Bidang hukum, Bidang Lingkungan Hidup, Keluarga Berencana, Bidnag Kesehatan dan Bidang Perternakan.

Program TMMD 101 TA.2018 di Desa Ai kangkung telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa pentingnya dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan dalam pembangunan, pembangunan yang dilaksanakan di setiap desa di seluruh penjuru tanah air Indonesia termasuk di Kabupaten Sumbawa Barat.

TMMD bukan hanya program lintas sektoral antara TNI dengan Pemerintah. lebih dari itu, TMMD menyatukan TNI dengan rakyat, memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, memperkokoh bahwa ‘’Bersama Rakyat TNI Kuat’’. Sebanyak 150 atau 1 satuan setingkat Kompi anggota TNI, ditambah unsur Pemerintah KSB, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Agama dan unsur lainnya bersama masyarakat desa Ai Kangkung terlibat dalam TMMD dengan pagu anggaran RP. 1.750.000.000,- dari Pemda KSB dan Rp. 349.865.547,- dari TNI.

Pemerintah KSB mengharapkan, indikator keberhasilan kegiatan TMMD tidak hanya terbangunnya infrastruktur semata. Namun yang terpenting adalah sasaran non fisik, yakni membantu pemerintah dalam upaya pemberian pencerahan ideologi kepada masyarakat guna mencegah tumbuh dan berkembangnya paham radikal di KSB. Selanjutnya TMMD haruslah mampu melestarikan dan meningkatkan budaya gotong royong di tengah masyarakat, serta mampu membangun mental rakyat, agar rakyat memiliki mental kuat.

Hal ini selaras dengan program dari pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat saat ini yaitu Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh (IJS).

“Kita harus saling mengisi untuk terus membangun karakter bangsa, membentuk kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak ke arah yang lebih baik, positif dan konstruktif untuk kepentingan Bangsa dan Negara yang kita cintai,” ungkap Dandim 1607/Sumbawa Letkol Arm Sumanto, di lokasi TMMD desa Ai’ Kangkung.

Menurut Dandim yang juga Dansatgas TMMD 101, kegiatan itu penting dilaksanakan, karena disamping membentuk karakter anak bangsa, juga menjadi bagian dari upaya menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Kebersamaan para Anggota TNI anggota Satgas TMMD 101 bersama warga Desa Ai’ Kangkung dalam mengerjakan sasaran fisik secara Gotong-Royong merupakan salah satu contoh kegiatan budaya anak bangsa sejak nenek moyang kita namun saat ini budaya gotong-royong sudah jarang sekali kita temukan.

Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan sikap individu dalam kehidupan bermasyarakat. Dulu bangsa kita, budaya gotong royong sangat kuat dan paling tinggi rasa toleransinya. Namun kini semakin tahun semakin terkikis. Kegiatan TMMD, diharapkan mampu merubah pola pikir dengan cara memberikan serta meningkatkan kembali tentang wawasan kebangsaaan.

“Diharapkan akan dapat mengatasi masalah ysng bernuara pada peningkatan ketahanan mental juang dan kesejahteraan masyarakat,” tandas Dandim.

Sementara itu, masyarakat desa Ai’ Kangkung menyatakan rasa terimakasih atas partisipasi para TNI dalam menggerakkan kembali budaya gotong royong di desa dimaksud. “Kami menyampaikan terima kasih kami kepada seluruh jajaran TNI yang telah rela meninggalkan keluarganya demi meningkatkan kesejahteraan rakyat desa ini,” ungkap Amaq Jaya, warga RT. 04 Blok B Desa Ai’ Kangkung.

Dia juga, menyatakan rasa bangga dan haru, terhadap anggota TNI yang sudah memilih rumahnya sebagai tempat tinggal selama kegiatan ini berlangsung, meski makan dan tidur apa adanya.

“Kehadiran bapak TNI di rumah saya adalah berkah bagi keluarga kami, karena kami merasa lebih dekat bersama TNI yang kini menjadi keluarga saya,” imbuh Amaq Jaya.

Hal senada diungkapkan warga lainnya. “Lewat TMMD, kami disini sangat terbantu, dimana sejumlah infrastruktur yang dibangun disini sangat tepat sasaran dan menjadi kebutuhan kami selama ini,” ungkap Mono, warga RT 02 Dusun Ai Beta desa Ai’ Kangkung. Mono menyebutkan, salah satu sasaran fisik yang dilaksanakan dalam TMMD saat ini seperti Rehab Mushollah, dimana rencana ini sudah lama direncanakan namun belum terwujud.

“Alhamdulillah lewat kegiatan ini dapat dilaksanakan, bahkan kwalitas pengerjaannya lebih bagus dari yang direncanakan oleh desa,” timpalnya.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 di Desa Ai Kangkung, Kecamatan Sekongkang, Kab. Sumbawa Barat mendapat apresiasi dari Kepala Desa dan masyarakat setempat. Warga Dusun Senutuk yang juga salah satu anggota Tim PDPGR Desa Ai Kangkung, Tarmuddin mengungkapkan, warga mengaku sangat terbantu dengan program TMMD yang merupakan kerja sama antara TNI di Kodim 1607/Sumbawa dan Pemkab Sumbawa Barat yang juga melibatkan partisipasi Polri dan masyarakat ini.

“Kami sangat senang sekali dengan adanya kepedulian TNI khususnya Kodim 1607/Sumbawa dalam membangun desa secara bergotong royong kami juga sangat mendukung kegiatan ini,” ucapnya, di lokasi pembangunan MCK di Dusun Senutuk.

Tarmudin kembali mengatakan, Ia dapat melihat langsung kerja keras anggota Kodim dalam mengerjakan proyek tersebut walaupun di tengah terik matahari. kesadaran masyarakat Desa ai Kangkung khususnya Dusun senutuk juga sangat tinggi membantu Anggota TNI dalam membuat MCK.

Apresiasi terhadap Anggota TNI pada kegiatan TMMD juga diungkapkan oleh Kepala Desa ai Kangkung, Ratnawati Di sela-sela kegiatan TMMD Ia mengungkapkan, sangat berterimakasih dengan masuknya TMMD ke Desa Ai Kangkung, pihaknya sangat merasa terbantu.

“Kegiatan ini juga sebagai ajang untuk merubah dan membentuk karakter masyarakat Desa Ai Kangkung untuk ikut dan sadar akan pentingnya gotong royong.karena gotong royong di desa ai kangkung saat ini minim sekali, dengan adanya kegiatan ini mereka akan di latih bagaimana membangun desa secara bergotong royong,” Ungkapnya.

Saya berharap, lanjut Kades, kegiatan TMMD berikutnya tetap dilakukan di Desa Aik Kangkung karena dirasa masih banyak infrastruktur penting yang sangat di butuhkan untuk kelangsungan hidup masyarakat, masih banyak yang harus dibangun dan dibenahi. Masyarakat pun sangat merespon dan antusias, namun menurutnya, hal itu juga tergantung dari pribadi dan anggapan masyarakat itu sendiri. Bagi masyarakat yang ingin betul-betul membangun desa pasti akan merespon dengan positif dan ikut membantu bergotong royong.

Kegiatan TMMD ke 101 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah dapat di lihat hasilnya baik secara fisik maupun non fisik di Desa Ai’ Kangkung, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Beberapa sasaran fisik yang sedang dikerjakan secara bersamaan antara lain pembukaan jalan, pembangunan mushola, pembuatan poskamling, pemasangan talut irigasi, pemagaran pagar pura, pembuatan MCK dan pembuatan tempat wudhu mushola. Sedangkan sasaran non fisik yang sudah dilakukan yakni memberikan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan kepada masyarakat setempat diselingi pemutaran film. Kades Ai Kangkung Ratnawati menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih atas terpilihnya Desa Ai’ Kangkung untuk pelaksanaan kegiatan TMMD ke 101 tahun 2018.

“Saya bersyukur dan terimakasih atas pelaksanaan TMMD kali ini di desa yang saya pimpin,” kata Ratnawati. Ditambahkannya, “Allhamdulillah kegiatan pembangunan fisik sudah bisa di lihat hasilnya, walaupun baru beberapa hari dikerjakan,” lanjutnya.

Menurut Ratnawati, kegiatan ini sebagai salah satu upaya Pemerintah Daerah khususnya untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat hingga di ujung pedesaan.

“Kondisi masyarakat desa saat ini yang masih jauh dari hiruk pikuk perkotaan membutuhkan penyegaran dan pengetahuan tentang berbagai hal,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, harus diberikan pengetahuan melalui kegiatan yang Insyaallah nantinya akan diberikan selama kegiatan TMMD ini sebagai bagian dari kegiatan non fisik, Ratnawati berharap program TMMD ini dapat memberikan pelajaran kepada masyarakat, khususnya terkait dengan kebersamaan dalam melaksanakan gotong royong, sehingga kedepan mereka lebih mengerti dan faham tentang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Arm Sumanto, S.Sos., disela-disela kesibukannya menyampaikan, bahwa kegiatan TMMD ke 101 untuk Provinsi NTB difokuskan di Desa Ai’ Kangkung, Kecamatan Sekongkang KSB dengan melibatkan 150 orang personel, kemudian dibagi menjadi pos-pos kecil sesuai dengan kegiatan fisik yang dikerjakan. Sumanto berharap, selama pelaksanaan kegiatan TMMD ini, agar seluruh personel yang terlibat berbaur dengan masyarakat dan tinggal di perumahan masyarakat Hindari segala bentuk pelanggaran dan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, masyarakat maupun satuan. Laksanakan kegiatan TMMD dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi sehingga memperoleh hasil sesuai harapan,” pungkasnya.

Program TMMD 101 diharapkan dapat memberikan dorongan yang cukup besar terhadap Pembangunan di Kab Sumbawa Barat maka pelaksanaan TMMD harus selalu ditingkatkan baik dalam perencanaan penganggaran pemilihan sasaran dan alokasi tempat yang akan dijadikan lokasi TMMD. Sehingga Pelaksanaan pembangunan di daerah akan semakin pesat dan maju dan dapat memberikan motivasi bagi masyarakat untuk selalu mengedepankan budaya gotong royong. evaluasi kegiatan TMMD yang telah selesai dilaksananakan harus dilakukan sebagai upaya untuk perbaikan pada pelaksanaan program TMMD berikutnya.

Program TMMD harus dilaksanakan secara terpadu yang hasilnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat desa Ai Kangkung Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat. Oleh sebab itu dalam membuat atau menentukan sasaran TMMD harus betul-betul tepat sasaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dari hasil pembahasan tulisan di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : a. Program TMMD merupakan Program terpadu antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat yang bertujuan membantu mempercepat Program Pemerintah dalam bidang Pembangunan suatu daerah baik Pembangunan Fisik maupun non Fisik. b. Kegiatan TMMD akan berhasil apabila dilaksanakan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong sehingga desa tersebut akan menjadi desa yang mandiri. Karena setiap kegiatannya selalu dilakukan koordinasi yang terpadu antara TNI Pemerintah daerah dan masyarakat c. Kegiatan TMMD dikatakan berhasil apabila sasaran yang dikerjakan secara fisik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Demikian tulisan ini dibuat dengan maksud untuk memberikan sumbang saran dan gambaran kepada pimpinan tentang TMMD membentuk karakter dan semagat gotong royong serta kemandirian masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.(*)

*)Penulis Adalah Dandim.1607/Sumbawa sekaligus Dansatgas TMMD ke-101 Desa Ai’ Kangkung Kecamatan Sekongkang

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.