photo iklan kabar_zps4jbmzyel.jpg

Wabup KSB Dinobatkan sebagai Tokoh Peduli Anak Nasional

KabarNTB, Jakarta – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, tidak hanya piawai dalam politik dan mengelola pemerintahan. Tokoh yang juga mantan Pimpinan DPRD Sumbawa Barat itu, juga dikenal dekat dengan masyarakat dan orang miskin, termasuk anak-anak yang kurang beruntung dan yatim piatu.

Kepeduliannya terhadap anak-anak itu, membuahkan perhargaan nasional dari Yayasan Restu Bunda dan Yayasan Peduli Anak Indonesia yang diserahkan oleh Ketua Yayasan Restu Bunda, Laksamana Sukardi dalam acara yang digelar di Gedung Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu malam, 17 Juni 2017.

Kepada KabarNTB, Fud Syaifuddin menyatakan cukup surprise atas keterpilihannya mendapat penghargaan sebagai salah satu Tokoh Peduli Anak Nasional.

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin saat menerima penghargaan sebagai tokoh peduli anak nasional

Menurutnya apa yang dilakukan selama ini belum seberapa dibandingkan dengan kondisi yang dialami oleh jutaan anak Indonesia yang belum bisa merasakan hidup layak dalam berbagai aspek seperti anak-anak lainnya.

“Banyak anak-anak kita yang putus sekolah atau terpaksa bekerja menjadi tulang punggung keluarga, bahkan mereka tidak bisa merasakan bermain dan menuntut ilmu selayaknya anak-anak lain. Kondisi ini harus menjadi perhatian semua pihak, karena mereka adalah generasi penerus bangsa ini. Jika mereka terpuruk maka resikonya bangsa ini kedepan juga akan ikut terpuruk,” katanya.

Menurut Fud, salah satu penyebab utama dari berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak yang kurang beruntung itu, bukan hanya karena mereka berstatus yatim piatu (tanpa ayah dan ibu) tetapi juga karena keluarganya terbelenggu kemiskinan.

Karena itu, sejak dilantik sebagai Pemimpin KSB bersama Bupati HW Musyafirin pada februari 2016 lalu, program pertama dan utama yang dicanangkan adalah pengentasan kemiskinan melalui Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR). Program ini menjadi payung hukum bagi Daerah untuk menggelontorkan anggaran bernilai ratusan miliyar rupiah untuk mensupport sejumlah program pemberdayaan ekonomi, memastikan setiap anak bisa mendapat akses ke lembaga pendidikan dan dipenuhi kebutuhannya berupa sarana prasarana pendidikan yang memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) fasilitas pendidikan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, juga santunan bagi lansia dan penyandang cacat (disabilitas).

“Ketika masyarakat mampu secara ekonomi dan terlepas dari belenggu kemiskinan, maka otomatis mereka akan mampu mengakses, pelayanan kesehatan maupun pendidikan yang layak untuk keluarga mereka. Dengan demikian taraf hidupnya juga akan meningkat,” urainya.

Penganugerahan penghargaan Nasional Tokoh Peduli Anak Indonesia itu diisi dengan berbagai kegiatan termasuk berbuka puasa bersama dengan 1.000 orang anak yatim, anak cacat dan duafa dari seluruh Indonesia.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh anak di KSB, tetaplah giat berusaha dan belajar karena kalian adalah harapan untuk kemajuan bangsa dan negara ini,” tutup Fud Syaifuddin.(EZ)

 photo pe_zpsdy5k5ioo.gif  photo 17634500_1813304802324229_8200602412719590790_n_zpsgxtoe8hs.jpg
Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.