Wabup KSB : “Orang Asing Harus Diawasi Ketat !”

KabarNTB, Sumbawa Barat – Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meminta stake holder terkait untuk melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap keberadaan orang asing di daerah itu.

Berbicara dalam rapat koordinasi sekaligus pengukuhan Tim pengawasan orang asing (Pora) KSB di gedung Setda KSB di KTC Taliwang, Selasa pagi 10 april 2018, Wabup Fud Syaifuddin menyatakan, KSB merupakan salah satu daerah di NTB yang menjadi tujuan orang asing. Mereka datang untuk bekerja sehubungan dengan kwberadaan tambang Batu Hijau dan perusahaan lainnya, juga datang dalam rangka berwisata. Ada juga yang datang karena ikatan perkawinan dengan warga KSB.

Karena itu, katanya, pengawasan terhadap orang asing mutlak diperkuat untuk mengantisipasi penyalahgunaan tujuan kedatangan mereka ke daerah ini. Pengawasan itu juga untuk mengantusipasi kegiatan yang dilakukan di daerah.

Wabup KSB, Fud Syaifuddin (tengah) berbicara di pengukuran Tim Pengawasan Orang Asing

“Karena bisa saja orang asing dimaksud melakukan kegiatan negatif yang tidak sesuai dengan budaya, adat istiadat dan agama masyarakat KSB yang bisa menimbulkan inkondusifitas daerah,” urainya.

Wabup mengharapkan Tim Pora bisa bekerja maksimal untuk mengantisipasi segala kemungkinan dimaksud.

Meski KSB saat ini belum memiliki kantor Imigrasi bukan berarti pengawasan oleh institusi tersebut tidak dibutuhkan. Ia mengharap Imigrasi segera membuka kantor perwakilan guna mendekatkan pelayanan keimigrasian dengan masyarakat KSB.

Sementara itu, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa, Edi Setyadi, mengatakan, pembentukan Tim Pora merupakan amanah UU Nomor 2 Tahun 2016 tentang Tim Pengawasan Orang Asing.

“Tim ini dibentuk untuk memantau lalulintas orang yang masuk dan keluar Indonesia,” ujarnya.

Keberadaan Tim Pora, sambung Edi,  penting. Apalagi Indonesia secara umum dan kabupaten/kota merupakan daerah wisata yang tidak luput dari kunjungan orang asing, termasuk sebagai tempat bekerja seperti di KSB.

Ia juga mengungkap keberhasilan pengawasan orang asing di NTB, seperti diamankannya sejumlah orang asing di kapal pesiar di Kabupaten Lombok Barat yang menyalahi aturan. Kemudian pengungkapan orang asing yang melakukan tindak pidana skiming ATM salah satu bank di sejumlah tempat di Pulau Lombok.

“Dengan kejadian tersebut, Tim Pora bergerak secara masif dan luas untuk mendapat data real orang asing di KSB,” imbuhnya.(EZ/*)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.