PPP Usung Firin – Fud di Pilkada KSB 2020

KabarNTB, Sumbawa Barat – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sumbawa Barat, menjadi partai politik pertama yang secara resmi mengambil sikap politik terkait Pilkada tahun 2020.

Di acara Ijtihad Siyasah memperingati Harlah PPP ke-46 yang dilaksanakan di Bale Rakyat DPC PPP KSB, Sabtu 2 Februari 2019, ribuan kader dan simpatisan PPP menyatakan komitmen bersama untuk mendukung pasangan DR Ir HW Musyafirin MM – Fud Syaifuddin ST (Firin – Fud) untuk menyelesaikan masa jabatan sebagai bupati – wakil bupati KSB periode 2016 – 2021 dan mengusung kembali pasangan yang biasa disebut pasangan F3 itu di Pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

Dukungan dari seluruh pengurus DPC, kader dan simpatisan PPP
itu merupakan bentuk komitmen untuk melaksanakan Maklumat Majelis Syariah DPC
PPP KSB yang dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Syariah DPC PPP, Fud
Syaifuddin.

Bupati HW Musyafirin dan Wakil Bupati Fud Syaifuddin

“PPP KSB akan tetap setia menjaga dan mengusung kembali
pasangan F3, DR ir HW Musyafirin MM dan Fud Syaifuddin ST, di pesta demokrasi
Pilkada tahun 2020,” ujar Fud Syaefuddin, disambut pekikan takbir ribuan kader
dan simpatisan PPP yang hadir.

Ketua DPC PPP Sumbawa Barat, Amiruddin Embeng, mengatakan,
bukan tanpa alasan,  partai politik nomor
urut 10 di Pemilu 2019 itu, menyatakan sikap politik mendukung kembali pasangan
Firin – Fud di Pilkada 2020. Ia menyebut tiga alasan yang mendasari munculnya
sikap politik tersebut.

Ia menjelaskan, PPP merupakan partai pertama menyatakan
dukungan saat paket Firin – Fud di deklarasikan sebagai peserta Pilkada 2016
lalu dan PPP telah berkontribusi sangat besar untuk memenangkan pasangan
tersebut.

“PPP telah ‘berdarah-darah dalam perjuangan memenangkan
pasangan ini. Semua tahu itu,” tegasnya.

Alasan kedua, PPP selalu sejalan dan bersatu bersama parpol koalisi
lainnya (pendukun Firin – Fud, meski saat ini hanya memiliki satu kursi DPRD,
PPP menurutnya mampu menempatkan diri sebagai leader dan mendapat sambutan yang
luar biasa dari parpol peserta koalisi.

“Termasuk ketika kami mengambil sikap politik di Pilkada
2016. Kebetulan kami selalu ingin menjadi yang terdepan dalam memperjuangkan
aspirasi dan kepentingan masyarakat. Termasuk dalam konteks kepemimpinan daerah.
Daripada nanti menjelang Pilkada, terus pura-pura jaim (jaga image), kebaca
oleh masyarakat itu. Ada apa kok partai ini pura-pura malu, apakah kurang ‘sawer’
atau kurang apa?. PPP tidak melihat dari itunya, tapi melihat manfaatnya bagi
rakyat ,” cetusnya.

Alasan ketiga, sambung Embeng, selama tiga tahun
kepemimpinan Firin – Fud, rakyat telah merasakan kemajuan luar biasa.

“(Ibarat) Barang sudah jadi ini, bukan barang KW, ini built up, barang ori (terbukti). Apa salahnya. Apa-apa yang sudah lebih utama kita ucapkan, secara politik yang nomor dua, nomor tiga, nomor empat itu pasti ketinggalan. PPP tidak mau itu, PPP mesti menjadi yang terdepan,” pungkasnya.

Sementara Ketua Majelis Syariah, DPC PPP yang juga Wakil
Bupati KSB, Fud Syaifuddin menegaskan, sebagai partai Islam, PPP membawa
kesejukan untuk seluruh ummat. Paket F3, bukan paket yang masih angan-angan,
tetapi paket yang sudah jadi dan sudah berbuat.

Fud menyatakan bersyukur dalam tiga tahun ini kepemimpinannya
bersama HW Musyafirin, berjalan dengan sinergi yang manfaatnya besar sekali
untuk kemaslahatan ummat. Untuk pengentasan kemiskinan dialokasikan anggaran
untuk masyarakat miskin. Dari segi pertanian, nelayan dan sector lain, juga dibangun.
Bahkan karakter anak bangsa dan anak Sumbawa Barat juga turut menjadi
perhatian, lewat program sholat berjamaah, maupun program membumikan Al Qur’an,
baik di masyarakat maupun di kalangan aparatur.

“Dan ini bagus. Sebagai partai Islam, hal yang baik ini
harus kita dukung,” ucapnya.

Politisi yang juga mantan pimpinan DPRD Sumbawa Barat itu, menyatakan, secara pribadi dirinya memiliki peluang untuk maju mencalonkan diri menjadi calon orang nomor satu (bupati). Tetapi karena pertimbangan atas hasil kerja selama tiga tahun ini, ia menilai Paket F3 mesti dipertahankan.

“Tapi karena kita ini samiqna waata’na atas dengan pilihan kita yang pertama, kenapa kita tidak harus menunggu. Makanya saya bilang, bahwa PPP itu tidak pernah menjahili orang lain. Tetapi jangan pernah ‘menjatuhkan lilinnya’ (mengganggu), karena akan terpercik apinya yang akan menghanguskan yang lain,” pungkasnya.

Dukungan politik kepada pasangan F3 untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua, juga datang dari Wakil Ketua DPW PPP NTB, Nurdin Ranggabarani. Caleg DPRRI yang akan bertarung di Dapil NTB II (Pulau Sumbawa) itu, menyatakan, kesiapannya untuk maju mencalonkan diri sebagai Caleg DPRRI salah satu tujuannya adalah untuk membac kup pemerintahan KSB dibawah kepemimpinan Firin – Fud.

“Artinya persoalan-persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat untuk KSB nantinya, akan menjadi tanggungjawab kami untuk diperjuangkan,” kata Nurdin sembari menyatakan optimis kedepan KSB akan semakin maju dibawah kepimpinan Firin – Fud di periode kedua.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.