KSB Isolasi 8 Orang yang Pernah Kontak Langsung dengan PDP Meninggal di RSMA Sumbawa

KabarNTB, Sumbawa Barat – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Bencana Non Alam Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat mengisolasi 8 orang warga yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia pada Ahad dini hari, 5 April 2020, di Rumah Sakit Manambai Abdul Kadir (RSMA) Sumbawa.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, dalam konfrensi pers di Posko Gugus Tugas di area Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Telu Centre (KTC) Ahad siang, mengatakan sebagai antisipasi lanjut, ke-8 orang tersebut, yang mengakui pernah terlibat kontak langsung dengan pasien yang meninggal dunia, saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di RSUD Asy Syfa Taliwang.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, menyampaikan keterangan pers terkait meninggalnya satu orang warga kabupaten terkait bersatus PDP di RSMA Sumbawa

“Ada 8 orang sudah terindentifikasi (pernah kontak langsung), untuk sementara masih dalam penanganan di RSUD Asy Syfa, Setelah proses Pemeriksaan di rumah sakit selesai, hari ini juga kita akan isolasi di rumah susun sewa (Rusunawa) di wilayah Balisung. Ada 40 kamar, tempatnya juga cukup bagus untuk isolasi disana,” jelas Bupati.

Menurut Bupati, Ke-8 orang tersebut merupakan orang tua dan keluarga pasien PDP yang meninggal dunia, serta orang lain yang memang telah dipastikan dan diidentifikasi pernah kontak langsung setelah yang bersangkutan kembali ke KSB dari Lombok pada Kamis 2 April lalu.

“Saya berterimakasih kepada teman-teman di Gugus Tugas penanganan Covid ini yang telah bekerja sangat baik. Alhamdulillah dari proses kedatangan ke KSB, dirujuk ke Rumah sakit Manambai, pemakaman dan proses isolasi yang kontak langsung dengan yang bersangkutan ini sudah kita laksanakan sesuai protokol yang ditetapkan,” imbuhnya.

Bupati menegaskan saat ini, kondisi kesehatan 8 orang dimaksud dalam keadaan normal dan baik. ” Tidak ada kejadian anomali atau sesuatu yang kita curigai. Karena ini belum ada kepastian saja (hasil uji swab pasien PDP yang meninggal dunia) jadi tetap kita menerapkan protokol untuk yang diduga pernah kontak langsung dengan yang bersangkutan,” jelasnya.

Bupati meminta kepada siapapun yang pernah kontak langsung dengan yang bersangkutan yang belum terindentifikasi, siapapun dia, untuk jujur dan segera melaporkan diri ke Posko, petugas kesehatan atau pihak berwenang lainnya agar bisa segera ditangani.

“Yang pasti 8 orang itu sudah mengakui pernah kontak langsung. Yang belum ini sedang kita lacak terus,” demikian Bupati.

Selain melaksanakan contact tracking, pasca meninggalnya pasien PDP dimaksud, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemda KSB juga langsung bergerak cepat mensterilasi wilayah tempat tinggal Almarhum di lingkungan Tiangnam, Kelurahan Kuang, Kota Taliwang pada Ahad pagi 5 April 2020. “Seluruh wilayah disekitar tempat tinggal yang bersangkutan sudah disemprot dengan penyemprotan disinfektan,” tambah Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemda KSB, H Tuwuh yang mendampingi Bupati.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.