KTNA dan Petani Apresiasi Kinerja Komisi II Dibawah Kepemimpinan Aher

KabarNTB, Sumbawa Barat – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengapresiasi langkah dan sikap responsif komisi II DPRD setempat dibawah kepemimpinan Aheruddin Sidik.

Ketua KTNA Abdul Aziz menilai Komisi dibawah kepemimpinan Aher terus menunjukan upaya nyata menghadirkan solusi dan tindakan nyata menyangkut dengan persoalan petani didaerah ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada ketua dan anggota komisi II yang selalu aktif dalam merespon persoalan kami petani,” ungkap Abdul Azis Sabtu 9 Juli 2022 di Taliwang.

Ketua Komiisi II DPRD KSB, Aheruddin Siddik

Menurutnya, persoalan petani di KSB nyaris terjadi setiap musim tanam, diantaranya kelangkaan pupuk dan anjloknya harga komoditi pertanian yang tak sebanding dengan biaya produksi.

“Biaya produksi mahal disebabkan harga bibit, pupuk dan obat -obatan melambung tinggi dari tahun ke tahun. Sementara harga jual hasil pertanian di musim panen selalu dibawah standar. Disinilah komisi II DPRD sangat berperan memperjuangkan aspirasi petani sehingga direspon cepat pemerintah,” ucapnya.

Selainn KTNA, apresiasi juga disampaikan Supriadi, petani di Kecamatan Brang Ene. Menurut Dia, harga gabah dan jagung yang terus anjlok di musim panen adalah musibah bagi petani selain hama wereng.

“Kami apresiasi Ketua dan Anggota Komisi II yang selalu hadir disetiap persoalan petani didaerah ini dengan terus menjalin kordinasi dan konsultasi lintas sektor dalam mengatasi persoalan petani. Seandainya komisi II kurang aktif, kami tidak tau apa yang akan terjadi,” cetusnya.

Terpisah, Aheruddin Sidik, Ketua Komisi II DPRD KSB, menyatakan, langkah koordinasi yang dilakukan dengan para pemangku kepentingan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai Komisi terkait dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat KSB.

“Ini wujud tanggung jawab dan kepedulian atas kondisi petani KSB. Tentu kami berharap agar para pihak baik Bulog maupun Pemda terus secara konsisten melakukan langkah-langkah dan tindakan nyata untuk pengamanan harga produk pertanian,” ujar Kandidat Doktor UNJ Jakarta ini.(Ken)

Komentar