KSB Siapkan Regulasi untuk Maksimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Lokal di Proyek Smelter

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemda Sumbawa Barat mempersiapkan payung hukum untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya lokal dalam proyek konstruksi smelter yangbakan dimulai Oktober mendatang.

“Saya minta Asisten 1 dan Kepala  Brida (Badan Riset dan Inovasi Daerah) untuk segera membuat regulasi untuk pemanfaatan sumber daya lokal secara maksimal semasa persiapan dan beroperasinya smelter,” ujar Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, di Forum Yasinan, Kamis malam 4 Agustus 2022.

Bupati menyebut, banyak peluangselama masa persiapan dan operasional smelter yang harus bisa diambil manfaatnya.

“Umpamanya kita pikirkan bagaimana caranya kewajiban setiap perusahaan menggunakan sumber daya lokal termasuk juga tenaga kerja, termasuk material.  Kebutuhan operasional yang bisa dipenuhi oleh KSB mesti diberdayakan. Termasuk material misalnya pasir, batu pecah, dan kebutuhan lainnya,”.

“Sekarang oleh Pemerintah Pusat.kita diwajibkan minimal 40 % dalam belanja APBD untuk dapat memanfaatkan produksi lokal. Saya rasa ini moment harus segera kita sikapi, Peluang pengungkitnya sudah ada yaitu Maluk sebagai kawasan Industri,” beber Bupati.

Karena itu, sambungnya, penting bagi daerah untuk segera membuat regulasi pemanfaatan sumber daya lokal tersebut.  “Regulasi harus segera dibuat, jangan sampai kita ketingggalan kereta,” tandasnya.

Pada bagian lain, Bupati juga mengingatkan kepada para Kepala Desa, Camat dan Kadis Dukcapil agar jangan sembarangan menerbitkan KTP.

“Desa dan Dukcapil beserta Camat harus ketat, jangan sampai lompat pagar. Harus ada koordinasi. Jangan sampai terjadi lagi kejadian – kejadian dimana ada orang yang hanya KTP-nya lokal, tapi dia tidak kita ketahui asal usulnya,” tegas Bupati.(EZ)

Komentar