KabarNTB, Sumbawa Barat – Pusat Kesehatan Hewan dan Peternakan (Puskeswannak) Kecamatan Brang Rea, Sumbawa Barat menghimbau peternak untuk selalu waspada terhadap berbagai penyakit yang bisa menyerang hewan ternak di musim hujan seperti saat ini.
Selain himbauan, para petugas dari Puskeswannak Kecamatan Brang Rea juga rutin turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi hewan ternak masyarakat sekaligus melaksanakan kegiatan vaksinasi.

“Kami rutin melaksanakan kegiatan pemantuan dan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) kepada para peternak, mengingat musim hujan biasanya bikin kasus penyakit ternak meningkat,” ujar Kepala Puskeswan Brang Rea, drh Asih Deskayanti, disela-sela kegiatan vaksinasi di Desa Sapugara Bree, Kamis 4 Desember 2025.
Di hari yang sama, petugas Puskeswan Brang Rea juga turun ke Desa Tepas. Para peternak juga diingatkan untuk waspada mengantisipasi penyakit ternak di musim hujan.
“Kalau ada keluhan atau ternak terlihat tidak sehat silahkan menghubungi petugas kami di Puskeswannak Kecamatan Brang Rea,” ujar petugas kepada para peternak.
Terpisah, Fungsional Medik Veteriner Ahli Muda, Dinas Pertanian KSB, drh Isnia Nurul Azmi, menyebut, penyakit seperti penyakit Lumpy Skin Deseas (LSD), masalah pernapasan (pneumonia) akibat hawa dingin dan lembap, diare dan kembung, cacingan hingga Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) rentan menyerang hewan ternak akibat cuaca dan hawa dingin di musim hujan.
“Kalau antrax KSB masih bebas. Kalau PMK masih (berstatus) daerah tertular. Kasus terakhir positif PMK di Seteluk. Datangnya dari luar KSB karena adanya kegiatan karapan kerbau. Beberapa hari kemudian menyebar ke Rempe Loka dan Ai Suning. Penyebaran terjadi karena ternak dilepas di lokasi bekas karapan,” ungkapnya.
Munculnya kasus PMK di Kecamatan Seteluk ini, membuat jajaran Dinas Pertanian KSB lebih meningkatkan kewaspadaan, mengingat tahun sebelumnya (2024) tidak ada kasus PMK yang terjadi.
“Tahun ini muncul kasus karena adanya aktifitas lalu lintas ternak. Karena itu melalui jajaran di Puskeswannak di seluruh kecematan kami menghimbau masyarakat untuk waspada,” pungkasnya.(*)






