KabarNTB, Taliwang – Kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng beberapa wkatu terakhir, dikeluhkan masyarakat dan para pedagang di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Guna mencegah hal tersebut, Komisi II DPRD Sumbawa Barat, meminta Pemerintah Daerah dan Bulog untuk segera menyikapinya dengan menggelar Operasi Pasar.
“Kami mendapatkan laporan bahwa bukan hanya masyarakat yang mengelukan minyak goreng para pedagang juga sangat mengeluhkan kelangkaan minyak goreng di Sumbawa Barat, Maka tentu Kondisi ini harus disikapi serius oleh Pemda KSB,” tegasnya Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, Aherudin Sidik

Selain menggelar operasi pasar, lanjutnya, pemda dan kepolisian juga perlu menelusuri penyebab terjadinya kelangkaan minyak goreng tersebut.
“Bisa saja diakibatkan adanya oknum tertentu yang secara sengaja melakukan penimbunan, atau bisa juga produsen mengurangi jumlah produksi minyak goreng. Tapi untuk lebih pastinya pemerintah daerah melalui instansi atau dinas terkait bersama aparat penegak hukum, harus lebih jeli menelusuri penyebabnya dan segera mengatasi kelangkaan minyak goreng tersebut”, jelasnya.
Secara kelembagaan Komisi II untuk melaksanakan fungsi pengawasan dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil dinas terkait dan pihak bulog dalam rapat dengar pendapat (RDP).(IYK)







