KabarNTB, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah terjun langsung ke sejumlah desa di Kecamatan Poto Tano untuk memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Ahad pagi 25 Oktober 2026.
Dodampingi Kapolres KSB, AKBP Rendy, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) H Abdul Hamid dan sejumlah pejabat lainnya,, Bupati memulai pemantauan di TPS Desa Tua Nanga.
Begitu turun dari kendaraan Bupati langsung berjalan menuju TPS dan menyapa warga yang sedang antri untuk menggunakan hak suara mereka. Sesekali, bupati juga berdialog dengan warga dan menanyakan apakah ada kendala ketika menggunakan hak pilihnya dengan system e-voting.
Untuk diketahui penggunaan sistem e-voting dalam pemungutan suara Pilkades baru kali ini dilaksanakan. Kabupaten Sumbawa Barat bahkan mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Provinsi NTB yang menggunakan sistem e-voting dalam Pilkades.
Di TPS di Desa lain, Bupati bahkan mengajak bercanda masyarakat yang berdesak-desakan untuk antri sebelum mendapat giliran masuk ke bilik suara. Ia mega
“Alhamdulillah sepanjang pantauan kami, berjalan lancar dan kondusif. Pemilih juga rata-rata sudah paham sehingga tidak ada kendala ketika menggunakan hak pilihnya, Sementara untuk pemilih Lansia atau disabilitas sesuai aturan bisa didampingi oleh orang lain,” ungkap Bupati kepada wartawan usai memantau kegiatan pemungutan suara di Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano.
Terkait dengan perangkat e-voting yang digunakan, Bupati mengakui secara tekhnis juga berfungsi dengan baik di semua TPS. Hanya ada satu kendala ringan yang ditemui terkait perangkat tersebut, yakni proses loading yang agak lama (lelet) yang diperkirakan terjadi karena faktor cuaca panas.
Kondisi lelet itu terjadi di TPS yang kebetulan berlokasi di lapangan terbuka dan terpapar langsung cahaya panas matahari yang terik.
“Tetapi hanya (leletnya) tidak sampai mengganggu proses pemungutan suara karena hanya berlangsung beberapa saat. Tim teknis langsung bisa menanganinya dengan cepat,” ungkapnya..
“Secara umum tahapan pemungutan suara berlangsung lancar dan kondusif. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah ambil bagian menjaga kondusifitas. Juga kepada aparat keamanan dari Polri dan TNI serta Sat Pol PP yang telah bekerja keras sehingga kondusifitas tetap terjaga selama tahapan pemungutan suara,” imbuh Bupati.
Bupati berharap semua pihak agar retap menjaga suasana kondusif, termasuk di waktu-waktu rawan, salah satunya pasca pengumuman hasil pemungutan suara.
Hal senaga mengenai kendala yang terjadi terkait perangkat yang lelet karena panas, juga diungkapkan oleh Kepala DPMD KSB, H Abdul Hamid.
“Itu terjadi di TPS Desa Goa, tetapi hanya sebentar dan tidak sampai menganggu proses pemungutan suara. Secara keseluruhan tahapan ini berlangsung lancar dan kondusif,” ucapnya.
Usai memantau pemungutan suara di TPS Desa Tua Nanga, Tambak Sari dan Desa Kokarlian, Bupati bersama rombongan juga melaksanakan pemantauan di TPS Desa Tebo, Desa Rempe Loka dan Desa Rempe Beru Kecamatan Seteluk.(*)




