KSB Siapkan Insentif Puluhan Juta, Rumah dan Mobil untuk Dokter Spesialis

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi NTB, menyiapkan insentif bernilai puluhan juta per bulan, plus rumah dan mobil dinas untuk dokter spesialis yang mau mengabdi di daerah itu.

Insentif tersebut diluar dari gaji dan tunjangan jika dokter spesialis bersangkutan berstatus sebagai PNS.

“Asal mau mengabdi di Sumbawa Barat, kami siapkan insentif, rumah dan mobil dinas,” ujar Bupati KSB, HW Musyafirin saat membuka kegiatab bakti sosial operasi katarak dan petregium, di RUSD Asy Syfa, Taliwang, Senin pagi 28 Agustus 2017.

Kebaradaan dokter spesialis memang masih menjadi kendala di Kabupaten Sumbawa Barat. Tidak heran untuk jenis penyakit-penyakit tertentu pasien kadang terpaksa dirujuk ke Mataram.

RSUD Asy Syfa, Sumbawa Barat

Direktur RSUD Asy Syfa, dr Carlof Sitompul, mengatakan, nominal insentif yang disiapkan Pemda setiap bulan untuk dokter spesialis antara Rp 30 – Rp 35 juta.

“Rumah dan mobil dinas juga disiapkan, tapi saya juga tidak tahu kenapa jumlah dokter spesialis yang berminat mengabdi disini masih minim,” ujarnya.

Saat ini, di KSB hanya terdapat enam dokter spesialis. Mereka adalah spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, anastesi, spesialis radiologi dan spesialis patologi.

Dari enam orang spesialis itu hanya empat orang yang merupakan dokter tetap, sedangkan untuk spesialis radiologi dan spesialis patologi merupakan dokter tamu.

Menurut dr Carlof, jika dilihat dari luas wilayah dan jumlah penduduk KSB, idealnya minimal jumlah dokter spesialis sebanyak 12 orang.

Untuk mensiasati kekurangan itu, Pihak RSUD, katanya, menjalin kerjasama dengan Universitas Udayana Bali dan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan dalam program wajib kerja dokter spesialis.

“Selain itu Pemda juga menyekolahkan dokter-dokter lokal KSB agar setelah selesai mereka bisa mengabdi disini,” imbuh dokter Carlof.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.