Wabup Minta BWS Pastikan Masyarakat Dilibatkan di Proyek Jaringan Irigasi Bintang Bano

KabarNTB, Sumbawa Barat – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I sebagai leading sektor pembangunan mega proyek Bendungan Bintang Bano untuk memastikan kontraktor pemenang tender proyek pembangunan jaringan irigasi bendungan dimaksud melibatkan masyarakat.

Proyek jaringan irigasi bendungan Bintang Bano dibiayai APBN dan akan dikerjakan mulai tahun 2018 sepanjang 52 km dari Brang Rea hingga kecamatan Poto Tano dengan nilai Rp 700 miliyar.

Berbicara dalam kegiatan sosialisasi rencana tindak darurat bendungan Bintang Bano yang dilaksanakan BWS NT I di Aula Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Pemukiman (PUPRPP) selasa 26 September 2017, Wabup menyatakan apresiasi atas kesediaan dan sikap proaktif masyarakat selama ini dalam mendukung program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah.

Terowongan pengalih pada mega proyek Bendungan Bintang Bano, di Kecamatan Brang Rea, KSB

Terkait pelaksanaan proyek jaringan irigasi bendungan Bintang Bano, Wabup meminta para Camat dan Kepala Desa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat. Memberikan pemahaman pembangunan jaringan irigasi dimaksud dengan baik, meski tidak ada biaya pembebasan lahan.

‘Saya juga minta BWS untuk memastikan pemenang tender proyek irigasi ini untuk megikutsertakan masyarakat dalam pengerjaannya, karena tanah yang digunakan tanah rakyat,” ujarnya.

Wabup Fud Syaifuddin, mengatakan, sebagai bendungan yang akan menjadi yang terbesar  di NTB dan mega proyek pertama di KSB bendungan Bintang Bano alan membeei manfaat besar bagi perekonomian masyarakat dan daerah.

Hingga tiga tahun ke depan akan ada pembangunan infrastruktur pendukung lainnya dari Bendungan ini, mulai dari normalisasi sungai Brang Rea dan Brang Ene, termasuk pembangunan jaringan irigasi sepanjang 52 Km dengan anggaran Rp. 700 miliar.

Jadi selain azas manfaat yangbakan dirasakan kelak ketika bendungan telah jadi, keberadaan proyek-proyek pembangunan bendungan dan fasilitas pendukung lainnya yang sedang dan akan dilaksanakan, semaksimal mungkin harus diupayakan bisa memberi manfaat juga untuk masyarakat.

‘’Bendungan Bintang Bano sangat bermanfaat, orang tua kita selalu dilanda banjir, mudah-mudahan dengan pembangunan bendungan ini tidak akan terjadi lagi banjir di Taliwang,” kata Wakil Bupati.

Selain sebagai penyedia jaringan irigasi dengan luas  lahan terairi 6.000 hektar, Bintang Bano juga akan menjadi penyuplai air baku, pembangkit listrik dan pengembangan budidaya perikanan air tawar.

Wabup mengharapkan masyarakat dannseluruh komponen lain untuk ambil bagian menjaga bagian hulu bendungan ini dari aksi pembalakan liar karena sangat berdampak pada ekosistem termasuk akan terjadinya banjir di Taliwang.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.