Penyeberangan Buka Tutup, Penumpang Antri Hingga Delapan Jam di Kayangan

KabarNTB, Lombok Timur – Ribuan pengemudi dan penumpang yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat harus antre hingga delapan jam di Pelabuhan Kayangan Lombok Timur karena kebijakan buka tutup penyeberangan Kayangan – Poto Tano.

Kondisi itu disebabkan gelombang laut dengan ketinggian 2 hingga 6 meter disertai angin kencang di perairan Selat Alas dalam dua hari terakhir.

Pantauan KabarNTB di Pelabuhan Kayangan Jum’at malam 3 Agustus – Sabtu dini hari 4 Agustus 2018, antrean ratusan kendaraan besar, seperti bus, truk, mobil maupun sepeda motor, mengular hingga beberapa kilo meter keluar area pelabuhan.

Kondisi antrian kendaraan besar di pelabuhan Kayangan Lombok Timur, Sabtu dini hari (4/8)

Pihak ASDP memberlakukan sistem buka tutup aktifitas penyeberangan, bergantung kondisi cuaca. Meski pihak ASDP mengoperasikan kapal ferry berukuran besar, namun tak ayal, pemberlakukan sistem buka tutup ini menyebabkan penumpang mesti antre selama berjam – jam.

“Lumayan panjang dan lama antriannya mas. Saya disini (Pelabuhan Kayangan, Red) sudah ngantre sampai delapan jam,” ucap Muhammad Isnaini, salah seorang pengendara.

Pria asal Sumbawa itu juga mengaku, bahwa sebelumnya tidak pernah mengalami kondisi antrean seperti ini.

“Baru kali ini saya dapat pengalaman ngantre panjang dan lama seperti ini. Bukan main sampai delapan jam,” katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi dan angin kencang yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan di Indonesia, termasuk perairan NTB (Selat Lombok dan Selat Alas).

Menurut perkiraan BMKG gelombang tinggi di perairan NTB masuk dalam kategori Very Rough dengan ketinggian antara 4 hingga 6 meter. Peringatan dini BMKG berlaku sejak tanggal 2 Agustus hingga tanggal 5 Agustus 2018 pukul 07.00 WIB.(VR)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.