Bidik Tiga Parpol, Kyai Syamsul Lebih Siap Dibanding Kandidat Lain

KABAR UTAMA, SOSOK147 Dilihat

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bursa bakal calon bupati – bakal calon wakil bupati Sumbawa Barat di Pilkada 2020 mendatang mulai menggeliat.

Pengasuh Pondok Pesantren Himmatul Ummah, Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea, KH Syamsul Ismain (Kyai Syamsul) memastikan diri untuk maju dan bertarung di pesta demokrasi lima tahunan itu.

Kyai Syamsul bahkan lebih siap dibanding sejumlah figure lain yang digadang-gadang akan maju menantang petahana di Pilkada nanti. Ia sudah menjalin komunikasi dengan tiga partai politik yang akan menjadi kendaraan di Pilkada nanti.

Meski mengakui belum final dengan ketiga parpol dimaksud, tetapi komunikasi tetap terjalin dengan respon yang sangat bagus.

KH Syamsul Ismain (Kyai Syamsul) Bakal Calon Bupati Sumbawa Barat

“PBB (Partai Bulan Bintang) ada kemungkinan bisa, karena kedekatan kami dengan pengurusnya. Dengan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) saya dekat dengan Ketua DPC (Sudarli),” ungkap Kyai Syamsul kepada wartawan di Masjid Agung Darussalam, KTC, Rabu 21Agustus 2019.

“Untuk Golkar, dengan (pengurus) disini belum, kami menggunakan jalur NW (Nahdlatul Wathan). Karena ikatan emosional kita dengan NW, kami berharap dari Tuan Guru Bajang (TGB) dan Ibu Wagub (Hj Siti Rohmi Djalillah) untuk bisa kita komunikasikan ke Golkar,” imbuhnya.

Kyai Syamsul memang memiliki hubungan dekat dengan Ketua Umum PB NW, TGH M Zainul Majdi (TGB).

Bukan hanya parpol pengusung, ulama yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KSB itu, juga sudah intens menjalin komunikasi dengan figure yang akan digandeng di Pilkada.

Kendati belum menyebut nama, namun ia mengungkap ada dua figure yang saat ini intens berkomunikasi dengannya. Figure ini berasal dari kalangan politisi juga professional (non politisi).

“Untuk posisi (sebagai Bacabup atau Bacawabup), nanti relatif. Tergantung situasi. Yang jelas di kontestasi 2020 ini kita ingin ambil bagian. Jadi tahapan penjajakan ke partai, tokoh masyarakat karena ini belum final, jadi kita buka komunikasi dengan berbagai pihak,” urainya.

Bahkan dengan petahana (HW Musyafirin) ia mengakui juga berkomunikasi.

“Kan semua sekarang sedang mencari panggung. Jadi siapapun bisa saja dia bersatu, bisa saja dia berpisah. Karena politik inikan sangat dinamis. Jadi dengan semua pihak kita bangun (komunikasi),” ujarnya diplomatis.

Yang terpenting, menurutnya adalah ikhtiar yang terbaik untuk memberikan kontribusi terbaik untuk Sumbawa Barat.

“Berhasil tidaknya nanti di 2020 kita masuk yang penting kita berikhtiar dulu,” katanya.

Ditanya tentang alasan mendasar kesiapannya untuk bertarung di Pilkada, Kyai Syamsul menyatakan setiap orang, setiap tokoh atau setiap orang yang ingin berkiprah lebih besar dalam birokrasi ini tentu memiliki gagasan yang berbeda. Meskipun diakuinya, secara umum pasangan petahana saat ini (HW Musyafirin – Fud Syaifuddin) sudah baik, tetapi menurutnya tetapi semua pihak punya gagasan.

“Yang mungkin kalau gagasan itu bisa disalurkan melalui (wadah) yang ada, akan lebih bagus. Tapi kalau tidak, orang akan berpikir lagi untuk bisa mengambil peran. Ini adalah demokrasi dan semua kesempatan terbuka, maka kita coba untuk memberikan salah satu alternatif, karena KSB ini figure-figure tidak boleh mati tetap harus hidup sehingga nanti masyarakat punya banyak pilihan,” tandasnya.(EZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses