Anggota Komplotan Pembobol Gudang Ekspedisi Ditangkap

KabarNTB, Mataram – Tim Opsnal Polsek Cakranegara kembali meringkus komplotan spesialis pembobol gudang ekspedisi di wilayah Bertais. Pelaku berinsial MRA alias Babah (20) warga Lingkungan Dasan Cermen, Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram.

Babah menyusul ditangkap setelah pelaku lainnya berinisial SH (35) telah lebih dulu ditangkap kepolisian. “Masih komplotan spesialis pembobol gudang ekspedisi, Babah kami tangkap Rabu pagi tanggal 06 Mei 2020 sekitar pukul 06.00 wita,’’ ungkap Kapolsek Cakranegara, AKP Zaky Magfur di Mataram, 10 Mei 2020.

Pelaku Babah (baju kuning) setelah berhasil ditangkap aparat Polsek Cakranegara

Pelaku beraksi 15 Februari 2020 silam dengan TKP komplek pergudangan Bertais, Jalan Sandubaya Lingkungan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Komplotan ini beranggotakan 5 orang dengan modus memanjat gerbang dan merusak kunci gembok. Kelima pelaku lalu membuka terpal penutup barang yang ada di truk. Selanjutnya dengan leluasa mengambil 66 dus kopi susu. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 15.400.000 dan langsung melaporkan ke Mapolsek Cakranegara.

“’Sementara Barang hasil curian dibawa pelaku menggunakan mobil kijang,’’ beber Zaky.

Penangkapan pelaku berawal dari pemeriksaan CCTV. Ciri-ciri pelaku juga diperkuat oleh keterangan beberapa saksi. Pengejaran pun dilakukan. Pelaku kemudian tertangkap di persembunyiannya di Kelurahan Dasan Cermen tanpa perlawanan.

Petugas langsung melakukan introgasi. Berdasarkan hasil pengembangan. Selain mencuri di komplek pergudangan Bertais. Pelaku juga telah melakukan pencurian di 5 TKP lainnya diantaranya, dua kali di kantor ekspedisi Gajah Gotra, di komplek pergudangan Sweta dengan mencuri 4 karung gula, serta di komplek pertokoan Bertais menggondol 3 karung bawang putih dan 3 karung nutrisari.

“Terakhir di komplek pergudangan Bertais dan mencuri 1 karung baju perlengkapan rumah sakit. ’Itu merupakan hasil pengembangan yang kita lakukan. Setidaknya ada 5 TKP komplotan ini sudah beraksi,’’ imbuhnya.

Pelaku beraksi berkomplot dan spesialis menjarah gudang ekspedisi. Setiap beraksi, komplotan ini dibagi dua group dan selalu diketuai oleh seseorang yang identitasnya sudah dikantongi petugas. “Ada satu orang yang jadi komandonya. Dia selalu ikut. Sekarang masih kita cari, termasuk dua orang pelaku lainnya,’’ ungkap Zaky.

Kedua pelaku kini sudah menjadi tersangka dan terancam dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.