KabarNTB, Lombok Barat – Mewaspadai cuaca buruk selama satu pekan kedepan, Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, melalui Kasat Polairud Polres Lobar Ipda I Gusti Made Suarjaya menyiagakan personil pada beberapa titik antisipasi kecelakaan laut, sejak Ju’m’at, 29 mei 2020.
Cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang dirasakan pada beberapa waktu yang lalu di sebagian wilayah NTB khususnya yang dialami oleh Kabupaten Lombok Barat. Curah hujan tinggi yang mengakibatkan gelombang pantai menghantam pemukiman warga yang berada di pesisir pantai membuat Kasat Polairud mempersiapkan secara maksimal peralatannya.
Mengantisipasi perubahan yang terjadi, Kasat Polairud mengungkapkan akan meningkatkan patroli dan memberikan himbauan dalam mengantisipasi hal terburuk khususnya meminimalisir Kecelakaan di Laut. “Satpolirud juga mempunyai fungsi SAR, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait Laka laut,” jelas Ipda Gusti Made Suarjaya.

Selain peralatan, personel juga disiagakan di beberapa titik lokasi rawan laka laut dan meningkatkan himbauan Kamtibmas terkait kondisi gelombang tinggi pada perairan wilayah hukum Polres Lombok Barat.
“Kami juga selalu berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca, untuk memaksimalkan Langkah-langkah yang akan diambil,” imbuhnya.
Adapun wilayah yang menjadi prioritas patroli direncanakan pada wilayah Pantai Sekotong, Gili Nanggu, Gili Gede dan alur-alur pelayaran kapal fery dengan menempatkan beberapa Kapal Patroli Polairud guna mendukung efektifitas patroli. “Khusus untuk keselamatan dalam penyeberangan Lembar-Padangbai, kami senantiasa berkoordinasi dengan pihak Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Lembar,” sebutnya.
Untuk menjangkau perairan yang luas di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat, soliditas dengan Basarnas NTB tetap terjalin yaitu saling berkoordinasi untuk saling menutup celah lokasi yang dianggap rawan kecelakaan laut, sehingga dapat menjangkau seluruh perairan di Lombok Barat. “Kami menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan operasinal Satpolairud Polres Lobar yakni 2 unit Kapal Patroli type C2, C3 dan 1 unir Raber Boat guna menyisir perairan tersebut,” jelasnya.
Ipda Gusti Made Suarjaya menghimbau para warga pesisir pantai khususnya para nelayan yang akan berlayar, agar menunda kegiatan melaut untuk sementara waktu sampai cuaca membaik. Namun apabila harus dilakukan agar tetap memperhatikan keselamatan diri dengan melengkapi diri dengan alat-alat keselamatan.(NK)







